Sungai Penuh Borong Penghargaan Nasional: HKI Lagu Daerah hingga Stunting

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali mencatat prestasi di tingkat nasional melalui sejumlah penghargaan pada momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026.

Penghargaan tersebut meliputi perlindungan budaya daerah melalui Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Komunal Lagu Daerah Kota Sungai Penuh, apresiasi penanganan kemiskinan dan stunting, serta Piagam Komunitas 3S Juara yang mengusung semangat Maju, Adil, dan Sejahtera (JUARA).

Selanjutnya, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin S.H., menyerahkan langsung penghargaan tersebut usai upacara Harkitnas di Lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (20/05/2026).

Pada kesempatan itu, Alfin menyerahkan Sertifikat HKI Komunal Lagu Daerah Kota Sungai Penuh dari Kementerian Hukum Republik Indonesia kepada Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga, Dedi Wahyudi.

Menurut Alfin, pengakuan HKI Komunal menjadi langkah penting untuk menjaga identitas budaya daerah agar tetap memiliki perlindungan hukum.

Selain itu, ia menilai lagu daerah bukan sekadar karya seni, tetapi juga warisan budaya yang harus masyarakat jaga dan wariskan kepada generasi mendatang.

Penghargaan Sosial Jadi Bukti Kolaborasi Daerah

Di samping penghargaan bidang kebudayaan, Pemkot Sungai Penuh juga menerima Bantuan Apresiasi Pemerintah Daerah untuk kategori penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting.

Pemerintah daerah meraih capaian tersebut melalui kerja sama lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, hingga partisipasi warga.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Dugaan Pencurian di Toko Kelontong Sungai Penuh, Uang Tunai Dilaporkan Hilang

Kemudian, berbagai program sosial dan kesehatan yang berjalan secara terpadu membantu pemerintah mempercepat penanganan stunting sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan.

Komunitas 3S Juara Ikut Raih Penghargaan

Selain itu, Pemkot Sungai Penuh juga membawa pulang Piagam Penghargaan Komunitas 3S Juara.

Komunitas tersebut mengusung semangat pembangunan daerah melalui prinsip Maju, Adil, dan Sejahtera yang sejalan dengan program pemerintah daerah.

Karena itu, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap peran komunitas dalam mendukung pembangunan sosial di Kota Sungai Penuh.

Pemkot Fokus Perkuat Budaya dan Kesejahteraan

Sementara itu, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan berbasis budaya lokal.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memprioritaskan perlindungan budaya, penanganan stunting, dan pengentasan kemiskinan dalam pembangunan daerah ke depan.

FAQ

1. Penghargaan apa saja yang diterima Pemkot Sungai Penuh?

Pemkot Sungai Penuh menerima HKI Komunal Lagu Daerah, penghargaan penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta Piagam Komunitas 3S Juara.

2. Kapan penghargaan tersebut diserahkan?

Wali Kota Sungai Penuh menyerahkan penghargaan pada Rabu, 20 Mei 2026 usai Upacara Harkitnas ke-118.

3. Siapa yang menerima Sertifikat HKI Komunal?

Kepala Disbudparpora Sungai Penuh, Dedi Wahyudi, menerima langsung sertifikat tersebut dari Wali Kota Alfin.

4. Mengapa HKI Komunal lagu daerah penting?

Baca Juga :  DPRD Sidak SMPN 2 Sungai Penuh Pasca Kebakaran

HKI Komunal memberi perlindungan hukum terhadap karya budaya daerah agar pihak lain tidak mudah mengklaimnya.

5. Apa fokus pembangunan Pemkot Sungai Penuh saat ini?

Pemkot Sungai Penuh memfokuskan pembangunan pada perlindungan budaya lokal, pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan sosial, dan percepatan penurunan stunting.

6. Apa itu Komunitas 3S Juara?

Komunitas 3S Juara merupakan komunitas yang mengusung prinsip Maju, Adil, dan Sejahtera untuk mendukung pembangunan daerah.

7. Bagaimana cara Pemkot Sungai Penuh menekan angka stunting?

Pemkot Sungai Penuh melibatkan tenaga kesehatan, perangkat daerah, organisasi masyarakat, dan warga dalam program kolaboratif lintas sektor.

8. Apa manfaat penghargaan nasional bagi daerah?

Penghargaan nasional dapat mendorong pemerintah daerah meningkatkan pelayanan publik dan kualitas pembangunan masyarakat.

9. Apa harapan Pemkot Sungai Penuh setelah meraih penghargaan?

Pemkot Sungai Penuh berharap penghargaan tersebut memacu peningkatan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

10. Apa tujuan perlindungan HKI Komunal bagi lagu daerah?

Perlindungan HKI Komunal bertujuan menjaga identitas budaya daerah sekaligus memperkuat pelestarian warisan budaya lokal.

11. Siapa saja yang terlibat dalam program pengentasan kemiskinan di Sungai Penuh?

Pemerintah daerah melibatkan perangkat daerah, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menjalankan program tersebut.

12. Mengapa penghargaan budaya penting bagi daerah?

Penghargaan budaya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melestarikan identitas budaya daerah.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Kabar Gembira, Pemdes Srimenanti Sungai Penuh Gulirkan Beasiswa Siswa SD, Orang Tua Segera Siapkan Berkas Sebelum 3 Juli
Gaji ke-13, TPP hingga Dana Desa Masih Dinanti, Apa yang Terjadi di Sungai Penuh?
Wako Alfin Kaget Lihat Kondisi Puskesmas Tanah Kampung, Debu hingga Sandal Pegawai Jadi Sorotan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00 WIB

Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:34 WIB

Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah

Berita Terbaru