Istana Lakukan Perombakan Sore Ini: Pimpinan Baru BGN Dilantik, Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan penataan kabinet dan lembaga strategis pada Senin (8/6/2026). Agenda utama hari ini mengarah pada pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Istana Negara yang disebut menjadi bagian dari penguatan kebijakan prioritas, termasuk sektor gizi nasional dan hubungan ketenagakerjaan.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan, bahwa prosesi pelantikan akan berlangsung pada sore hari dan mencakup beberapa posisi penting yang selama ini menjadi sorotan publik. Selain itu, Istana juga mengatur agenda diplomatik berupa penerimaan surat kepercayaan dari sejumlah duta besar negara sahabat.

Pelantikan Digelar Serentak, Fokus pada Efisiensi Agenda Negara

Pemerintah memilih menggabungkan beberapa agenda penting dalam satu waktu pelaksanaan. Prasetyo menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan menciptakan efisiensi sekaligus memastikan seluruh proses kenegaraan berjalan lebih terkoordinasi.

Dalam keterangan resminya, Prasetyo menyampaikan:

“Pelantikan salah satu pejabat yang akan membantu beliau di pemerintahan, yang nanti rencananya juga akan bersamaan, diambil sumpah posisi, bersamaan dengan Pimpinan Badan Gizi Nasional, yaitu adalah Bapak Said Iqbal, ya beliau akan diminta membantu Bapak Presiden berkenaan dengan masalah ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh,”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya melakukan pergantian struktural, tetapi juga memberikan penugasan baru yang berkaitan langsung dengan isu sosial dan ekonomi.

Nanik S Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional

Dalam restrukturisasi terbaru, pemerintah menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, menggantikan posisi sebelumnya yang dijabat Dadan Hindayana.

Baca Juga :  Surplus Ayam dan Telur RI Makin Besar, Pemerintah Kejar Pasar Arab Saudi dan China untuk Dongkrak Ekspor

Selain itu, pemerintah juga menetapkan dua wakil kepala baru untuk memperkuat kinerja Badan Gizi Nasional. Agustina Arumsari serta Mayjen TNI Trenggono masuk dalam jajaran pimpinan baru, menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

Perubahan ini muncul tidak lama setelah dinamika hukum yang menyeret sejumlah nama di lembaga tersebut, sehingga pemerintah bergerak cepat untuk memastikan stabilitas organisasi tetap terjaga.

Penugasan Khusus untuk Isu Ketenagakerjaan

Selain perubahan di sektor gizi nasional, Istana juga memberikan peran baru kepada tokoh buruh nasional Said Iqbal. Ia disebut akan mengisi jabatan sebagai Penasihat Khusus Presiden yang fokus pada isu ketenagakerjaan dan kesejahteraan pekerja.

Langkah ini memperlihatkan pendekatan pemerintah yang lebih inklusif terhadap organisasi pekerja dalam merumuskan kebijakan strategis. Pemerintah berharap masukan dari kalangan buruh dapat memperkuat arah kebijakan ekonomi yang lebih berkeadilan.

Agenda Diplomatik: Penerimaan Duta Besar Negara Sahabat

Selain pelantikan pejabat, Presiden Prabowo Subianto juga dijadwalkan menerima surat kepercayaan dari delapan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP).

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa agenda ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lama, namun disesuaikan kembali untuk efisiensi waktu dan penyatuan agenda kenegaraan.

“Penerimaan kredensial delapan duta besar negara sahabat. Yang memang sebenarnya sudah direncanakan, ini kan masalah waktu ya. Kemudian untuk efisiensi, untuk keserentakan, maka acara tersebut dilaksanakan pada hari ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Grab Buka Suara soal Potongan Ojol 8%, Driver Bisa Kantongi 92% Tarif

Agenda ini menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan diplomatik Indonesia dengan negara lain, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

Dampak Politik dan Arah Kebijakan Baru

Pengamat menilai langkah restrukturisasi ini mencerminkan upaya pemerintah mempercepat konsolidasi birokrasi di sektor strategis. Fokus utama mengarah pada penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas gizi masyarakat, serta stabilitas hubungan industrial.

Dengan perubahan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap lembaga memiliki kepemimpinan yang lebih adaptif terhadap tantangan kebijakan nasional.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa agenda utama di Istana Negara hari ini?

Agenda utama meliputi pelantikan pejabat baru di Badan Gizi Nasional serta penunjukan penasihat khusus presiden, sekaligus penerimaan duta besar negara sahabat.

2. Siapa Kepala Badan Gizi Nasional yang baru?

Pemerintah menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan pejabat sebelumnya.

3. Apa peran baru Said Iqbal?

Said Iqbal ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden yang fokus pada isu ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.

4. Mengapa pelantikan digabung dalam satu agenda?

Pemerintah menyatukan agenda untuk meningkatkan efisiensi waktu dan keserentakan kegiatan kenegaraan.

5. Apakah ada agenda diplomatik selain pelantikan?

Ya, Presiden Prabowo juga menerima surat kepercayaan dari delapan duta besar negara sahabat pada hari yang sama.(Tim)

Berita Terkait

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah
Hujan Lebat Ancam Sumbar, Mahyeldi Keluarkan Imbauan Mendesak: Warga Diminta Segera Tinggalkan Zona Rawan
Dokumen Dugaan TPPU Jadi Temuan Penting saat Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah
Gelombang Pensiun Komjen Polri Dimulai, Karyoto dan Fadil Imran Masuk Daftar, Wakapolri Jadi Sorotan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah

Berita Terbaru