SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar Gerakan Pangan Murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Selain itu, pemerintah kota menjalankan program ini untuk menekan laju inflasi daerah di Sungai Penuh. Kegiatan berlangsung di depan Gedung Nasional Sungai Penuh, Sabtu (14/02).
Program ini melibatkan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Sungai Penuh bersama TP PKK Kota Sungai Penuh. Di sisi lain, Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Satgas Pangan, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Sungai Penuh memberikan dukungan pelaksanaan program.
Kehadiran Kepala Daerah Perkuat Pengawasan
Sementara itu, Wali Kota Alfin memantau langsung pelaksanaan kegiatan. Ia datang bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Sekretaris Daerah Alpian ikut mendampingi. Ketua TP PKK Srikartini Alfin dan Asisten II Perekonomian Nasran juga menghadiri kegiatan.
Selanjutnya, Direktur Keanekaragaman Konsumsi Pangan Rina Syawal hadir mewakili pemerintah pusat dan memantau jalannya program.
Koordinasi Lintas Instansi Jaga Pasokan
Pada saat yang sama, pemerintah kota menggelar rapat koordinasi lintas instansi. Pemerintah kota membahas langkah menjaga ketersediaan bahan pokok. Pemerintah kota juga membahas strategi pengendalian harga menjelang Ramadhan.
Dengan demikian, kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjaga stabilitas pasokan pangan masyarakat.
Harga Subsidi Bantu Daya Beli Warga
Kemudian, pemerintah kota menjual bahan pokok bersubsidi kepada masyarakat. Pemerintah kota mematok harga gula pasir Rp17.500 per kilogram. Pemerintah kota mematok harga beras Rp60.000 per karung. Pemerintah kota mematok harga bawang merah Rp25.000 per kilogram. Pemerintah kota mematok harga telur ayam Rp50.000 per papan.
Terlebih lagi, warga tampak antusias sejak pagi. Warga datang lebih awal. Warga mengantre secara tertib. Warga ingin membeli bahan pokok dengan harga lebih murah dari harga pasar.
Antusiasme Warga Tinggi
Di samping itu, banyak warga memanfaatkan program ini untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Program ini membantu warga menghadapi kenaikan kebutuhan pangan menjelang Ramadhan.
Oleh karena itu, pemerintah kota mengatur distribusi secara tertib agar seluruh masyarakat merasakan manfaat program.
Program Pangan Murah Akan Berlanjut
Ke depan, pemerintah kota akan melanjutkan program pangan murah secara berkala. Pemerintah kota akan menggelar program ini pada momentum penting, termasuk menjelang hari besar keagamaan.
Akhirnya, pemerintah kota berharap program ini menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah kota juga menargetkan stabilitas pangan daerah tetap terjaga sepanjang tahun.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









