DPRD Sungai Penuh Minta Jalan M. Yamin Bebas dari Retribusi dan Parkir Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Polemik fungsi Jalan M. Yamin pasca relokasi pedagang ke kawasan Pasar Tanjung Bajure mulai menemukan arah penyelesaian. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh meminta Pemerintah Kota mensterilkan kawasan tersebut dari seluruh pungutan retribusi, termasuk parkir.

DPRD menyampaikan permintaan itu dalam forum hearing bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan perwakilan pedagang. Dalam pertemuan tersebut, DPRD menegaskan bahwa Jalan M. Yamin harus kembali berfungsi sebagai ruang publik yang tertib dan bebas dari aktivitas pungutan.

DPRD Tekankan Sterilisasi Kawasan

Ketua Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh, Fahruddin, menegaskan sikap tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (7/4/2026). Ia meminta Dinas Perhubungan segera menghentikan seluruh pungutan di kawasan tersebut.

“Hasil hearing bersama OPD dan pedagang, kami meminta Dinas Perhubungan mensterilkan Jalan M. Yamin dari semua pungutan, termasuk parkir. Kawasan itu tidak boleh lagi menjadi lokasi retribusi,” tegas Fahruddin.

Baca Juga :  HIPMI Sungai Penuh Bagikan 200 Takjil

Pungutan Dinilai Ilegal

Ia menyebut setiap pungutan yang masih muncul di lapangan sebagai praktik ilegal. Ia meminta OPD terkait segera menertibkan kondisi tersebut.

“OPD harus menertibkan parkir liar yang masih muncul. Jika ada pihak yang tetap memungut biaya parkir, maka tindakan itu termasuk ilegal. Kami juga meminta masyarakat menolak dan tidak membayar pungutan tidak resmi,” ujarnya.

OPD Diminta Jalankan Kebijakan

Fahruddin meminta seluruh OPD menjalankan kebijakan pemerintah daerah tanpa tekanan dari pihak luar.

“Wali kota sudah menegaskan bahwa kawasan itu harus tertib. Pedagang sudah pindah ke Tanjung Bajure, sehingga Jalan M. Yamin harus bersih dari aktivitas yang tidak sesuai aturan. OPD jangan berada di bawah pengaruh pihak di luar kewenangannya,” katanya.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Sungai Penuh Pindah Kantor

Penataan Pasca Relokasi Pedagang

Sebelumnya, Jalan M. Yamin menjadi lokasi aktivitas pedagang dan parkir yang cukup padat. Setelah penertiban dan relokasi, DPRD mendorong penataan kawasan secara konsisten dan berkelanjutan.

Masih Ditemukan Parkir Liar

Namun, petugas masih menemukan aktivitas parkir di lapangan dan kondisi itu belum tertata sepenuhnya. Kondisi ini mendorong DPRD meminta Pemerintah Kota Sungai Penuh segera mengambil langkah tegas agar kebijakan yang telah disepakati dalam hearing terlaksana dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

Hingga saat, Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Aklamasi! Hutri Randa Jadi Ketua Golkar Sungai Penuh 2026-2031
Festival Jambi Elok Nian di Bungo Jadi Panggung Budaya, Sekda Alpian Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Benny Mundur dari Bursa Ketua Golkar Sungai Penuh, Ada Pesan Kuat Jelang Musda
Kasus Damkar Sungai Penuh Masuk Babak Baru, Kejari Sinyalkan Tersangka Bulan Ini
SK 196 CPNS Sungai Penuh Rampung, Kapan Diserahkan?
Mahyeldi Gandeng IKA Lemhannas, Sejarah PDRI Jadi Senjata Tanamkan Nasionalisme Generasi Muda
Pendaftaran Ditutup, Dua Nama Berebut Kursi Ketua Golkar Sungai Penuh
Dua Nama Sudah Kembalikan Formulir Balon Ketua Golkar Sungai Penuh, Siapa Saja?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Aklamasi! Hutri Randa Jadi Ketua Golkar Sungai Penuh 2026-2031

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Festival Jambi Elok Nian di Bungo Jadi Panggung Budaya, Sekda Alpian Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Benny Mundur dari Bursa Ketua Golkar Sungai Penuh, Ada Pesan Kuat Jelang Musda

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:19 WIB

SK 196 CPNS Sungai Penuh Rampung, Kapan Diserahkan?

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Mahyeldi Gandeng IKA Lemhannas, Sejarah PDRI Jadi Senjata Tanamkan Nasionalisme Generasi Muda

Berita Terbaru