Merangin – Pemerintah Kabupaten Merangin memutuskan memusatkan Pasar Bedug dan Bazar Ramadhan 1447 H/2026 M di kawasan Pasar Bawah, Bangko. Keputusan ini muncul setelah Sekda Merangin memimpin rapat koordinasi lintas OPD di Ruang Rapat Kolonel H.M. Syukur, Kantor Bupati Merangin, Selasa (9/2).
Sekda Pimpin Rapat Koordinasi
Dalam rapat itu, Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni, memimpin diskusi. Ia mengundang sejumlah pimpinan dinas, termasuk Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian, Andrie Fransusman; Kepala Dinas Perhubungan, Shobraini; serta Kepala Satpol PP, M. Sayuti.
Penentuan Lokasi Pasar Bedug dan Bazar Ramadhan
Berdasarkan rapat, Pemkab menempatkan Pasar Bedug di jalur bekas pedagang yang baru direlokasi. Sementara itu, Pemkab membentangkan Bazar Ramadhan mulai depan Bank Jambi hingga kawasan Tanjung. Dengan pengaturan ini, pengunjung dapat mengakses semua stan dengan mudah.
Ruang Terbuka Hijau Jadi Titik Parkir Terpusat
Untuk mengurangi kemacetan, Pemkab menetapkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di depan Masjid Agung Al-Istiqomah sebagai titik parkir terpusat. Pengunjung dan pedagang dapat menaruh kendaraan mereka di lokasi ini selama Ramadhan.
Sekda Tegaskan Ketertiban Lalu Lintas dan Pedagang
Zulhifni menekankan bahwa penataan lokasi menjadi kunci utama agar kegiatan ekonomi musiman tidak menimbulkan kemacetan. Oleh karena itu, ia meminta Dinas Perhubungan dan Satpol PP mengarahkan pedagang menempati lapak sesuai pembagian yang telah ditentukan.
“Kita ingin semuanya tertib. Dengan begitu, kendaraan tidak menumpuk dan arus lalu lintas tetap lancar,” ujar Zulhifni usai rapat, Rabu (10/2).
Sekda Soroti Kebersihan dan Prioritas Pedagang Lokal
Selain itu, pemerintah daerah meminta pedagang menjaga kebersihan area pasar. Sekda menekankan pedagang harus menjaga sanitasi, terutama di area bazar yang ramai menjelang buka puasa.
Lebih lanjut, Pemkab memberi prioritas stan kepada pedagang lokal. Namun, pemerintah menegaskan bahwa pedagang harus menjaga kebersihan agar wajah kota tetap rapi meski aktivitas ekonomi meningkat selama Ramadhan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora