Tabungan Masyarakat Jadi Motor Penggerak Ekonomi Sumbar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Ribuan warga memadati kawasan Taman Kota Solok pada Minggu (10/5/2026) untuk mengikuti puncak Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari periode 1 Agustus 2025 hingga 31 Maret 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pengundian hadiah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat literasi keuangan dan mendorong budaya menabung di tengah masyarakat.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, hadir langsung dalam acara tersebut. Ia menegaskan bahwa kebiasaan menabung memiliki peran penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Mahyeldi, setiap dana yang disimpan masyarakat di perbankan akan kembali berputar untuk mendukung pembangunan dan pembiayaan sektor produktif.
“Budaya menabung menjadi fondasi penting bagi ketahanan ekonomi keluarga maupun daerah. Dana yang dihimpun dari masyarakat dapat menjadi kekuatan besar untuk mendukung pembangunan,” ujar Mahyeldi di hadapan ribuan peserta.

Tabungan Harus Menggerakkan Ekonomi

Mahyeldi menilai program Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari mampu meningkatkan minat masyarakat untuk menabung secara berkelanjutan. Ia juga mengingatkan bahwa tabungan tidak boleh hanya berhenti sebagai simpanan di bank, tetapi harus memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, dana masyarakat yang terkumpul perlu disalurkan kembali untuk membiayai berbagai sektor produktif, seperti pertanian, industri pengolahan, pariwisata, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
“Tabungan harus menjadi energi penggerak ekonomi daerah. Dana masyarakat harus kembali mendukung sektor-sektor produktif yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat dalam layanan keuangan, semakin besar peluang daerah memperkuat pembiayaan ekonomi kerakyatan yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Sumatera Barat.

Bank Nagari Perkuat Transformasi Digital

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga mengapresiasi langkah transformasi yang terus dilakukan Bank Nagari. Ia menilai Bank Nagari berhasil memperluas akses layanan keuangan hingga ke berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil dan kepulauan.
Selain memperkuat layanan digital, Bank Nagari juga terus meningkatkan kualitas pelayanan, penguatan manajemen risiko, dan inovasi produk perbankan.
Mahyeldi menyebut transformasi tersebut membuat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Bank Nagari semakin meningkat.
“Bank Nagari terus menunjukkan perkembangan positif melalui digitalisasi layanan dan peningkatan kualitas pelayanan. Hal itu membuat masyarakat semakin percaya untuk menyimpan dananya,” katanya.

Aset Bank Nagari Capai Rp33,6 Triliun

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, mengatakan Bank Nagari akan terus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sebagai bank milik pemerintah daerah.
Ia memastikan seluruh dana nasabah dikelola secara profesional dan berada di bawah pengawasan regulator keuangan nasional, termasuk Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia.
“Bank Nagari menjalankan seluruh operasional sesuai regulasi yang berlaku dan rutin mendapat pengawasan dari regulator. Alhamdulillah, kondisi kesehatan bank berada pada kategori sehat dengan rating yang kuat,” ujar Gusti Candra.
Ia menjelaskan, hingga tutup buku tahun 2025, total aset Bank Nagari telah mencapai Rp33,6 triliun. Bank Nagari juga terus memperluas jaringan layanan melalui kantor cabang, ATM, CRM, EDC, serta layanan digital yang memudahkan transaksi masyarakat.

Hadiah Menarik Tarik Antusias Masyarakat

Gebyar Hadiah Tabungan tahun ini menghadirkan berbagai hadiah menarik untuk para nasabah. Bank Nagari menyediakan hadiah utama berupa satu unit Toyota Fortuner, satu unit Mitsubishi Xpander, dan satu unit Honda Brio.
Selain itu, panitia juga menyiapkan lima paket umrah, tiga unit Yamaha NMAX, 56 unit Honda Vario 125, emas, serta berbagai hadiah lainnya.
Rangkaian kegiatan Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari berlangsung sejak 8 hingga 10 Mei 2026 dan mencapai puncaknya di Kota Solok. Acara tersebut menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Nagari dalam memperkuat budaya menabung, meningkatkan literasi keuangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan.
Baca Juga :  Wako Alfin Dampingi Gubernur Jambi Safari Ramadhan di Lempur

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bengkulu Bidik PAD Baru dari Perkebunan Sawit, Pajak Air Permukaan Mulai Disiapkan untuk 2027
Harga Avtur Turun, Tiket Pesawat Belum Bergeming! Ini Penyebab Tarif Penerbangan Domestik Masih Mahal Juli 2026
Promo Shopee 4 Juli 2026: Diskon 50 Persen, Voucher Rp188 Ribu dan Promo Serba Rp7 Jadi Buruan
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi
30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Siap Turun ke Desa Mulai Agustus, Pemerintah Kebut Operasional Nasional
Promo Shopee 3 Juli 2026 Capai Puncak, Diskon 70 Persen, Voucher Rp300 Ribu dan Hadiah Gratis Menanti
Harga LNG Anjlok hingga 43 Persen, Pertamina Langsung Tancap Gas Jalankan Aturan Baru Pemerintah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00 WIB

Bengkulu Bidik PAD Baru dari Perkebunan Sawit, Pajak Air Permukaan Mulai Disiapkan untuk 2027

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:00 WIB

Harga Avtur Turun, Tiket Pesawat Belum Bergeming! Ini Penyebab Tarif Penerbangan Domestik Masih Mahal Juli 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:00 WIB

Promo Shopee 4 Juli 2026: Diskon 50 Persen, Voucher Rp188 Ribu dan Promo Serba Rp7 Jadi Buruan

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:00 WIB

Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:00 WIB

Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi

Berita Terbaru