MUI Apresiasi Kapolri Tegak Lurus pada Presiden

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tegak lurus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. MUI menyampaikan hal itu setelah bertemu langsung dengan Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

 

Polri Tunjukkan Loyalitas Langsung ke Presiden

 

Wakil Ketua Umum MUI, Marsudi Syuhud, menekankan bahwa Polri menunjukkan loyalitas penuh dan langsung mengikuti komando Presiden sebagai kepala pemerintahan.

 

“Kami mengapresiasi Kapolri yang langsung membackup pemerintahan di bawah Presiden. Posisi ini kami dukung sepenuhnya,” ujarnya.

Baca Juga :  DKI Jakarta Bebaskan Denda Pajak Kendaraan di HUT ke-499, Sistem Otomatis Ringankan Wajib Pajak

 

Selain itu, Marsudi menegaskan bahwa Polri wajib loyal kepada Presiden.

 

“Loyalitas Kepolisian langsung kepada Presiden penting. Tidak perlu perantara. Kapolri langsung berada di bawah Presiden, dan kami mendukung itu,” tegasnya.

 

Agenda Audiensi: Pengukuhan Pengurus dan Kerja Sama Bencana

 

Marsudi hadir bersama Wakil Ketua Umum MUI KH Kholil Nafis dan Ketua DPP MUI Bidang Penanggulangan Bencana Nusron Wahid. MUI mengundang Kapolri untuk menghadiri pengukuhan pengurus DPP MUI periode 2025–2030 pada Sabtu (7/2/2026).

 

Selain itu, MUI dan Polri membahas kerja sama dalam penanggulangan bencana. Marsudi menyatakan, MUI membentuk tim Muslim Disaster Rescue (MDR). Tim ini fokus memberikan bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana alam.

Baca Juga :  Ekonomi Desa Jadi Penopang Utama, Prabowo Soroti Kekuatan Domestik di Tengah Tekanan Rupiah

 

“Kami berharap Kapolri dan seluruh jajaran Polri bekerja sama dengan MUI untuk membentuk satu tim rescue,” ujarnya.

 

Komitmen Bersama dalam Pemerintahan dan Penanggulangan Bencana

 

Dengan demikian, MUI dan Polri menegaskan komitmen mereka untuk berkoordinasi. Mereka bekerja sama untuk memperkuat pemerintahan dan memberikan respons cepat terhadap bencana.

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap
Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot
Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar
PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya
Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya
Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:00 WIB

Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00 WIB

PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:00 WIB

Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang

Berita Terbaru