Pemerintah Kota Padang Dukung Modernisasi RSUP M Djamil

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Pemerintah Kota Padang menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan masterplan modernisasi RSUP Dr. M. Djamil. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sumatera Barat (Sumbar).

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan dukungan tersebut saat menerima audiensi Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dovy Djanas, bersama jajaran. Pertemuan berlangsung di Kediaman Resmi Wali Kota pada Senin (6/4/2026).

Fadly menilai pengembangan ini tepat untuk memperkuat posisi RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan utama. Ia juga menilai modernisasi akan meningkatkan kualitas layanan. Selain itu, langkah ini menekan jumlah masyarakat yang berobat ke luar negeri.

Baca Juga :  Dharmasraya Didorong Jadi Pusat Ekonomi Baru, PSN dan Feeder Tol Jadi Sorotan di Bappenas

“Kami mengapresiasi rencana ini karena dampaknya akan besar bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Pemko Padang siap mendukung penuh agar proyek ini berjalan sukses,” ujar Fadly.

Ia menegaskan akan menginstruksikan jajaran terkait untuk mendukung kelancaran proyek. Pemko Padang juga membantu penataan kawasan sekitar rumah sakit.

Langkah tersebut mencakup relokasi pedagang kaki lima (PKL). Pemko menata akses di sekitar rumah sakit. Selain itu, Pemko juga mengawal koordinasi pemanfaatan lahan milik PT KAI agar proyek berjalan optimal.

Baca Juga :  Beasiswa Penerbangan Kota Padang Buka Jalur Emas, 40 Anak Muda Bisa Kuliah Gratis dengan Jaminan Kerja

“Semoga pembangunan fisik masterplan RSUP Dr. M. Djamil berjalan lancar sesuai target mulai pertengahan 2027,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dovy Djanas, menjelaskan rencana pengembangan tahap awal. Pihaknya akan membangun Central Medical Unit (CMU) setinggi delapan lantai.

Fasilitas tersebut akan mencakup instalasi gawat darurat terpadu, 30 kamar operasi, serta ruang perawatan intensif seperti ICU, NICU, dan PICU. Proyek ini membutuhkan anggaran sekitar Rp900 miliar hingga Rp1 triliun.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa
Kabar Baik Peserta BPJS Kesehatan, Pemerintah Siapkan Penghapusan Tunggakan Iuran JKN dan Tambah Dana Rp20 Triliun
Lawan Stunting dari Kandungan, Bupati Dharmasraya Gulirkan Bantuan Gizi Ibu Hamil hingga Enam Bulan Pascamelahirkan
Dharmasraya Cegah Stunting Sejak Kehamilan, Ibu Hamil dan Menyusui Dapat Dukungan Gizi
Bukan Sekadar Khitan, Pegadaian Beri Akses Kesehatan Gratis untuk 500 Anak Prasejahtera
Obat RSUD MH A Thalib Sungai Penuh Kosong? Pasien Cari di Luar
BPJS Kesehatan Terapkan Aturan Baru Kontrol 2026, Pasien Wajib Ikuti Jadwal Ketat Mulai Berlaku Juni
Wajib Tahu! 5 Jenis Operasi Ini Tak Ditanggung BPJS Kesehatan, Jangan Sampai Kena Biaya Sendiri
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:00 WIB

Kabar Baik Peserta BPJS Kesehatan, Pemerintah Siapkan Penghapusan Tunggakan Iuran JKN dan Tambah Dana Rp20 Triliun

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Lawan Stunting dari Kandungan, Bupati Dharmasraya Gulirkan Bantuan Gizi Ibu Hamil hingga Enam Bulan Pascamelahirkan

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

Dharmasraya Cegah Stunting Sejak Kehamilan, Ibu Hamil dan Menyusui Dapat Dukungan Gizi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Bukan Sekadar Khitan, Pegadaian Beri Akses Kesehatan Gratis untuk 500 Anak Prasejahtera

Berita Terbaru