Kebun Nangka Jadi Ladang Cuan, Ibu-ibu PKK Sulap Jadi Rendang dan Abon Laris

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SOLOK SELATAN – Ibu-ibu di Jorong Paninjauan, Nagari Sungai Kunyit Barat, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Solok Selatan, berhasil mengubah hasil kebun nangka di halaman rumah menjadi sumber penghasilan tambahan.

Kelompok Dasawisma Mawar IV menggagas pengolahan nangka menjadi rendang dan abon. Mereka memanfaatkan melimpahnya produksi buah nangka di lingkungan setempat.

Ide Berawal dari Konsumsi Keluarga

Koordinator Dasawisma Mawar IV, Elpi Nora, menjelaskan ide ini muncul karena pohon nangka di pekarangan warga terus berbuah sepanjang tahun.

“Awalnya kami hanya konsumsi sendiri. Karena buahnya terus ada, kami mulai olah jadi rendang dan abon lewat program UP2K,” ujar Elpi, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga :  ISKADA Sumatera Barat Perkuat Kolaborasi Perempuan

Bahan Mudah, Produksi Sederhana

Kelompok ini memilih rendang dan abon karena bahan bakunya mudah didapat dari sekitar rumah. Mereka menjalankan proses produksi dari dapur masing-masing anggota.

Pada tahap awal, mereka memproduksi untuk kebutuhan keluarga. Kini, mereka mulai menjual produk ke wilayah sekitar Nagari Sungai Kunyit Barat hingga kecamatan tetangga.

Pemasaran Mulut ke Mulut hingga Media Sosial

Kelompok Dasawisma Mawar IV memasarkan produk secara langsung dan melalui media sosial. Cara ini mendorong peningkatan penjualan dalam beberapa bulan terakhir.

Elpi menyebut dukungan pemerintah nagari ikut memperkuat usaha ini. Setiap rumah menerima dua bibit pohon nangka sehingga produksi buah meningkat.

Baca Juga :  Solok Selatan Genjot Arsip Digital Lewat Aplikasi SIMPAN, OPD Wajib Tertib Data

Sudah Kantongi Sertifikat dan Siap Ekspansi

Produk rendang dan abon nangka kini sudah mengantongi sertifikat halal dan izin PIRT. Kelompok ini mulai membidik pasar yang lebih luas.

Program UP2K dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Solok Selatan terus mendorong lahirnya usaha rumahan produktif di tengah masyarakat.

Tembus Finalis Lomba Tingkat Provinsi

Berkat inovasi tersebut, Dasawisma Mawar IV masuk enam besar Lomba Dasawisma Berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026.

Tim penilai TP PKK Provinsi Sumatera Barat menjadwalkan kunjungan lapangan pada 30 April 2026 untuk melakukan penilaian lanjutan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

Kebun Nangka Jadi Ladang Cuan, Ibu-ibu PKK Sulap Jadi Rendang dan Abon Laris

Berita Terbaru