JAKARTA – Industri keuangan syariah kembali menunjukkan geliat pertumbuhan melalui kolaborasi strategis antara perbankan dan perusahaan pembiayaan. PT Bank Syariah Nasional (BSN) mengalokasikan pembiayaan modal kerja senilai Rp1,4 triliun kepada PT Pegadaian guna memperkuat ekspansi bisnis syariah sekaligus mempercepat pengembangan layanan digital.
Langkah tersebut tidak hanya memperluas akses pembiayaan berbasis syariah, tetapi juga membuka peluang integrasi layanan digital yang lebih praktis bagi jutaan nasabah kedua institusi. Melalui sinergi ini, Bank BSN dan Pegadaian ingin memperkuat ekosistem keuangan syariah yang semakin kompetitif di Indonesia.
Selain mendukung kebutuhan modal kerja, kerja sama tersebut juga menjadi fondasi pengembangan berbagai layanan baru yang menghubungkan aplikasi Bale Syariah milik Bank BSN dengan platform digital Pegadaian, Tring!.
Bank BSN Salurkan Pembiayaan dengan Skema Musyarakah
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor, menjelaskan bahwa perseroan menyalurkan fasilitas pembiayaan melalui produk BSN Modal Kerja–Line Facility dengan akad Musyarakah yang mengikuti prinsip syariah.
Menurut Alex, pembiayaan tersebut akan membantu Pegadaian memperluas layanan pembiayaan syariah, baik pada segmen gadai syariah maupun pembiayaan non-gadai.
“Melalui fasilitas pembiayaan ini, Bank BSN tidak hanya mendukung kebutuhan modal kerja PT Pegadaian dalam memperluas layanan pembiayaan syariah, baik pada produk gadai syariah maupun pembiayaan non-gadai, tetapi juga mempertegas komitmen kami untuk menghadirkan solusi keuangan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Alex, Senin (8/6/2026).
Lebih lanjut, Alex menilai kerja sama tersebut memperkuat posisi Bank BSN di jajaran perbankan yang aktif mendukung pembiayaan Pegadaian. Ia juga melihat tren pembiayaan syariah, terutama gadai syariah dan pembiayaan berbasis emas, terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir.
Karena itu, ia optimistis perkembangan tersebut dapat meningkatkan kontribusi industri keuangan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Pegadaian Sebut Dukungan Perbankan Dorong Pertumbuhan Bisnis
Di sisi lain, Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha, menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, fasilitas pembiayaan senilai Rp1,4 triliun mencerminkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari sektor perbankan terhadap kinerja Pegadaian.
Ferdian menegaskan bahwa perusahaan terus menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan sehingga mampu menarik dukungan dari berbagai mitra strategis.
“Kerja sama ini akan menjadi motor penggerak baru bagi kami untuk memperluas jangkauan pembiayaan modal kerja yang inklusif, sekaligus mempercepat transformasi digital yang sedang gencar kami lakukan demi memberikan kemudahan mutakhir bagi seluruh nasabah,” kata Ferdian.
Melalui tambahan dukungan pendanaan tersebut, Pegadaian menargetkan peningkatan kapasitas pembiayaan sekaligus penguatan layanan kepada masyarakat di berbagai daerah.
Bale Syariah dan Tring! Siap Terhubung
Selain fokus pada pembiayaan, kedua perusahaan juga menyiapkan integrasi layanan digital yang memungkinkan nasabah mengakses lebih banyak fitur dalam satu ekosistem.
Salah satu agenda utama yang saat ini mereka siapkan yaitu menghadirkan fitur Tabungan Emas Pegadaian ke dalam aplikasi mobile banking Bale Syariah. Nantinya, nasabah Bank BSN dapat membeli emas, melakukan top up saldo, hingga memantau portofolio investasi emas langsung dari aplikasi tersebut.
Selanjutnya, kedua perusahaan juga menjajaki integrasi layanan melalui aplikasi Tring! milik Pegadaian. Dalam skema tersebut, nasabah berpeluang menggunakan rekening Bank BSN sebagai pilihan pencairan dana maupun pembayaran pinjaman secara digital.
Jika seluruh tahapan integrasi berjalan sesuai rencana, nasabah akan memperoleh pengalaman transaksi yang lebih cepat, praktis, dan terhubung dalam satu ekosistem layanan keuangan syariah.
Kolaborasi Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
Kerja sama antara Bank BSN dan Pegadaian menunjukkan semakin kuatnya sinergi antar pelaku industri keuangan syariah nasional. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk keuangan berbasis syariah dan investasi emas, kolaborasi tersebut berpotensi memperluas inklusi keuangan sekaligus mempercepat transformasi layanan digital.
Dengan dukungan pembiayaan Rp1,4 triliun serta rencana integrasi Bale Syariah dan Tring!, kedua perusahaan berharap dapat menghadirkan layanan yang lebih mudah dijangkau, efisien, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
FAQ
Berapa nilai pembiayaan yang diberikan Bank BSN kepada Pegadaian?
Bank BSN menyalurkan fasilitas pembiayaan modal kerja senilai Rp1,4 triliun kepada PT Pegadaian.
Untuk apa pembiayaan tersebut digunakan?
Dana tersebut akan mendukung kebutuhan modal kerja Pegadaian, memperluas layanan pembiayaan syariah, dan mempercepat transformasi digital perusahaan.
Akad apa yang digunakan dalam pembiayaan ini?
Bank BSN menggunakan akad Musyarakah yang sesuai dengan prinsip keuangan syariah.
Apa manfaat integrasi Bale Syariah dan Tring!?
Integrasi tersebut akan memudahkan nasabah melakukan transaksi, investasi emas, pencairan dana, hingga pembayaran pinjaman melalui platform digital yang saling terhubung.
Kapan fitur Tabungan Emas Pegadaian hadir di Bale Syariah?
Kedua perusahaan masih mempersiapkan proses integrasi. Namun, fitur tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam kerja sama digital yang sedang mereka kembangkan.(Tim)









