Solok Selatan Catat Pengangguran Terendah, Investasi Energi Dorong Penyerapan Tenaga Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SOLOK SELATAN – Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Solok Selatan terus menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pengangguran turun dari 2,57% pada 2023 menjadi 2,30% pada 2024, lalu kembali turun ke 2,13% pada tahun lalu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Dr. H. Syamsurizaldi, menyebut penurunan ini terjadi seiring menguatnya iklim investasi di berbagai sektor di daerah tersebut.

“Solok Selatan menjadi kabupaten dengan tingkat pengangguran terendah di Sumatera Barat. Penurunan ini terjadi karena beberapa faktor, salah satunya iklim investasi yang semakin baik,” kata Syamsurizaldi di Padang Aro, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, sektor energi menjadi salah satu motor utama pertumbuhan investasi di Solok Selatan. Investasi PT Supreme Energi tahap kedua yang dimulai sejak tahun lalu ikut menyerap tenaga kerja dan mendorong aktivitas ekonomi lokal.

Baca Juga :  Bank Mandiri Tancap Gas Digitalisasi, Bidik Jadi Bank Terbaik di Asia Tenggara

Selain sektor energi, Syamsurizaldi juga menyoroti pertumbuhan investasi di sektor perkebunan dan pertanian. Ia menyebut komoditas seperti kelapa sawit, jagung, dan kopi semakin berkembang dan mulai banyak diminati generasi muda.

Pemerintah daerah juga mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, digitalisasi UMKM membuka lebih banyak peluang kerja baru di masyarakat.

“UMKM sekarang sudah masuk ke proses digitalisasi, dan itu ikut membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Ia juga menegaskan banyak tenaga kerja yang sebelumnya bekerja sebagai honorer kini beralih ke sektor informal. Mereka kini bekerja di sektor pertanian seperti bawang dan kopi, perkebunan sawit, serta UMKM.

Baca Juga :  Mulai Berlaku! Pemkab Kerinci Batasi Pembelian BBM Subsidi

“Dulu ada anggapan soal honorer, tapi setelah kami evaluasi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, banyak yang akhirnya masuk ke sektor informal dan produktif,” katanya.

Syamsurizaldi optimistis tren penurunan pengangguran akan terus berlanjut. Ia menilai investasi energi yang berjalan hingga 2030 serta pembangunan infrastruktur akan memperkuat penyerapan tenaga kerja.

Ia juga menyoroti pembangunan jalan tembus Solok Selatan–Dharmasraya yang diperkirakan membuka akses pariwisata baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Penutup:

Dengan capaian tersebut, Solok Selatan kini masuk nominasi mewakili Regional I Sumatera dalam Penghargaan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah untuk kategori penurunan tingkat pengangguran yang digelar Kementerian Dalam Negeri.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Solsel Percepat Izin Koperasi Merah Putih, 22 Unit Sudah Beroperasi
OJK Siapkan Pintar Reksadana, Dorong Anak Muda Investasi Disiplin Lewat Autodebet
LPS Bongkar Alasan Bank RI Masih Kasih Bunga Tinggi ke Nasabah
SPBU Swasta Belum Turunkan Harga BBM, Tunggu Pemerintah
RI Jajaki Impor Minyak Rusia, Pertamina Siap Eksekusi Arahan Pemerintah
Investor Kabur, KADIN Ungkap Biaya Tenaga Kerja Jadi Pemicu
TPP Mandek 3 Bulan, Ribuan ASN Kerinci Menanti Kepastian
Ekonomi Singapura Tumbuh di Bawah Ekspektasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:00 WIB

Solok Selatan Catat Pengangguran Terendah, Investasi Energi Dorong Penyerapan Tenaga Kerja

Sabtu, 18 April 2026 - 19:00 WIB

Solsel Percepat Izin Koperasi Merah Putih, 22 Unit Sudah Beroperasi

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

OJK Siapkan Pintar Reksadana, Dorong Anak Muda Investasi Disiplin Lewat Autodebet

Sabtu, 18 April 2026 - 12:00 WIB

LPS Bongkar Alasan Bank RI Masih Kasih Bunga Tinggi ke Nasabah

Sabtu, 18 April 2026 - 07:00 WIB

SPBU Swasta Belum Turunkan Harga BBM, Tunggu Pemerintah

Berita Terbaru