Kacamata Pintar 2026 Makin Canggih, Kini Jadi Asisten AI dan Pantau Kesehatan Pengguna

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Perkembangan teknologi wearable memasuki fase baru pada 2026. Kacamata pintar tidak lagi sebatas perangkat untuk mendengarkan musik atau menerima panggilan telepon. Kini, perangkat ini berubah menjadi asisten digital yang mampu memahami konteks, menerjemahkan bahasa secara real-time, hingga memantau kondisi tubuh penggunanya.

Pameran Global Connect Show @Shenzhen 2026 menjadi panggung penting untuk menunjukkan arah baru teknologi ini. Berbagai produsen memperlihatkan bagaimana kecerdasan buatan (AI), augmented reality (AR), dan fitur kesehatan mulai menyatu dalam satu perangkat ringan yang bisa dipakai seharian.

Tren ini menggeser cara orang berinteraksi dengan teknologi. Jika dulu smartphone menjadi pusat kendali, kini kacamata pintar mulai mengambil peran sebagai antarmuka yang lebih natural dan cepat.

AI dan AR Ubah Cara Pengguna Akses Informasi

Inovasi paling menonjol dalam kacamata pintar generasi terbaru terletak pada integrasi AI dan AR. Pengguna tidak lagi harus sering membuka ponsel. Informasi muncul langsung di depan mata melalui layar transparan atau audio interaktif.

Beberapa model bahkan mampu mengenali objek di sekitar, memberikan navigasi visual, hingga merangkum percakapan atau rapat secara otomatis. Teknologi ini membuat kacamata pintar tidak hanya berfungsi sebagai aksesori, tetapi sebagai perangkat kerja dan produktivitas.

Selain itu, fitur terjemahan bahasa real-time menjadi salah satu daya tarik utama. Pengguna dapat berkomunikasi lintas bahasa tanpa hambatan, baik secara online maupun offline pada beberapa perangkat tertentu.

Inmo Go3: Ringan, Tipis, dan Siap Dipakai Seharian

Salah satu perangkat yang mencuri perhatian datang dari Inmo XR melalui produk Inmo Go3. Kacamata ini mengusung desain tipis dengan bobot hanya sekitar 50–58 gram, sehingga pengguna bisa memakainya dalam durasi panjang tanpa rasa tidak nyaman.

Inmo Go3 mengandalkan layar Micro OLED binocular yang menampilkan informasi langsung di kedua mata. Notifikasi, arah navigasi AR, hingga teks terjemahan muncul secara transparan tanpa mengganggu pandangan utama.

Baca Juga :  BGN Hadirkan Reviu MBG, Sistem Digital Pemantau Kualitas Makan Bergizi Gratis di Lapangan

Daya tarik lain muncul dari sistem baterai hot-swap magnetik. Pengguna bisa mengganti baterai hanya dalam hitungan detik tanpa mematikan perangkat. Kombinasi dua baterai dan charging case membuatnya cocok untuk aktivitas intens, termasuk perjalanan jauh.

Dari sisi fitur, perangkat ini menawarkan:

Terjemahan real-time puluhan bahasa

AI assistant untuk ringkasan aktivitas

Pengenalan objek berbasis kamera

Navigasi AR terintegrasi peta digital

Dengan kemampuan tersebut, Inmo Go3 menyasar pengguna global seperti traveler, profesional, hingga pekerja mobile yang butuh akses informasi cepat tanpa membuka smartphone terus-menerus.

GetD GSPro-28: Fokus pada Kesehatan dan Produktivitas

Berbeda dengan pendekatan Inmo, GetD GSPro-28 lebih menekankan keseimbangan antara teknologi AI dan kesehatan pengguna. Kacamata ini hadir dengan bobot super ringan, hanya sekitar 29 gram, sehingga terasa seperti kacamata biasa.

Perangkat ini mengintegrasikan dua sistem AI berbasis model bahasa besar untuk membantu berbagai kebutuhan, mulai dari komunikasi hingga produktivitas harian. Kemampuan terjemahan real-time mendukung lebih dari 100 bahasa, sehingga cocok untuk pengguna lintas negara.

Menariknya, GetD GSPro-28 tidak hanya fokus pada fungsi pintar, tetapi juga kesehatan. Beberapa fitur unggulannya meliputi:

Deteksi jatuh untuk keselamatan pengguna

Pemantauan postur leher saat bekerja

Audio open-ear untuk menjaga kesadaran lingkungan

Lensa UV400 dan filter blue light

Desainnya yang minimalis membuatnya cocok dipakai di berbagai situasi, mulai dari kantor hingga aktivitas luar ruangan.

Tren Baru: Kacamata Pintar Jadi Perpanjangan Smartphone

Jika melihat perkembangan ini, kacamata pintar mulai bergerak menjadi “perpanjangan” dari smartphone. Pengguna bisa menerima informasi, berkomunikasi, hingga mengakses AI tanpa menyentuh layar.

Perusahaan teknologi kini berlomba menghadirkan perangkat yang lebih ringan, lebih tahan lama, dan lebih intuitif. Kompetisi tidak hanya soal fitur, tetapi juga kenyamanan dan integrasi ekosistem digital.

Baca Juga :  Samsung Galaxy Watch Bisa Deteksi Tanda Pingsan Sebelum Terjadi, Ini Teknologi Barunya

Beberapa merek lain seperti Chamelo Music Shield dan Rokid AI Glasses Neo juga ikut meramaikan pasar dengan pendekatan berbeda, terutama di sisi desain, audio, dan pengalaman augmented reality.

Tantangan: Privasi, Daya Tahan Baterai, dan Adopsi Pasar

Meski menjanjikan, kacamata pintar masih menghadapi sejumlah tantangan. Isu privasi menjadi perhatian utama, terutama pada perangkat yang membawa kamera dan AI aktif. Produsen harus memastikan keamanan data pengguna tetap terjaga.

Selain itu, daya tahan baterai dan kenyamanan penggunaan jangka panjang juga masih menjadi pekerjaan rumah. Meskipun sudah banyak inovasi, pengguna tetap membutuhkan perangkat yang stabil untuk aktivitas harian.

Adopsi pasar juga belum sepenuhnya masif. Harga dan kebiasaan pengguna masih menjadi faktor penentu apakah kacamata pintar bisa menggantikan sebagian fungsi smartphone di masa depan.

Kacamata pintar 2026 menunjukkan lompatan besar dalam dunia wearable. Integrasi AI, AR, dan fitur kesehatan membuka peluang baru dalam cara manusia berinteraksi dengan teknologi.

Perangkat seperti Inmo Go3 dan GetD GSPro-28 membuktikan bahwa kacamata bukan lagi sekadar aksesori, melainkan alat kerja, komunikasi, dan asisten pribadi yang terus berkembang.

FAQ

1. Apa fungsi utama kacamata pintar terbaru?

Kacamata pintar kini berfungsi sebagai asisten AI, alat komunikasi, navigasi, dan pemantau kesehatan.

2. Apakah kacamata pintar sudah bisa menggantikan smartphone?

Belum sepenuhnya, tetapi perangkat ini mulai mengambil beberapa fungsi utama smartphone.

3. Apa keunggulan Inmo Go3?

Inmo Go3 unggul pada desain ringan, layar AR transparan, dan baterai hot-swap yang praktis.

4. Apakah kacamata pintar aman digunakan?

Aman digunakan selama produsen menerapkan standar privasi dan keamanan data yang baik.

5. Siapa target pengguna kacamata pintar?

Traveler, pekerja profesional, dan pengguna yang membutuhkan akses informasi cepat menjadi target utama.(Tim)

Berita Terkait

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Lelang Frekuensi Rampung, Komdigi Resmi Tetapkan Pemenang 700 MHz dan 2,6 GHz
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh

Berita Terbaru