Galaxy S26 Ultra: Kamera 200MP dan AI Lebih Cerdas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Samsung Siap Luncurkan Galaxy S26 Ultra dengan Kamera 200MP dan Peningkatan AI

 

Samsung akan memperkenalkan Galaxy S26 Ultra dalam acara Unpacked mendatang, membawa sejumlah inovasi signifikan, mulai dari kamera beresolusi tinggi hingga desain lebih tipis dan nyaman digenggam. Selain itu, perusahaan meningkatkan kemampuan AI pada perangkat untuk memberikan pengalaman lebih cerdas bagi pengguna.

 

Desain Lebih Tipis dan Nyaman Digenggam

 

Bocoran terbaru menunjukkan Galaxy S26 Ultra memiliki bodi sekitar 7,9 mm, lebih ramping dibanding pendahulunya. Selain tepinya membulat agar nyaman digenggam, Samsung memasang panel OLED M14 baru yang menampilkan tampilan lebih tajam dan meningkatkan visibilitas di luar ruangan.

 

Kamera 200MP untuk Foto Malam dan Video Lebih Jernih

 

Galaxy S26 Ultra mengusung kamera 200MP dengan sensor Sony 1/1,1 inci dan aperture f/1.4. Dengan sensor yang lebih besar, perangkat menangkap cahaya lebih banyak, meningkatkan kualitas foto malam dan video dalam kondisi minim cahaya. Selain itu, Samsung menambahkan sistem zoom yang lebih canggih dan fitur keamanan layar untuk melindungi privasi pengguna.

Baca Juga :  BBRI Raih Laba Fantastis, Dividen 2026 Menarik

 

Varian Galaxy S26 dan Peningkatan Model Standar

 

Samsung mempertahankan tiga varian: S26 standar, versi layar lebih besar, dan S26 Ultra. Di sisi lain, model standar mendapatkan upgrade signifikan, termasuk kamera ultra-wide 50MP, layar 6,3 inci, baterai 4.300 mAh, RAM 12GB, dan penyimpanan hingga 512GB.

Sementara itu, Samsung merencanakan kebangkitan lini Edge super tipis dengan ketebalan 5,5 mm, layar 6,7 inci, dan baterai 4.200 mAh. Jika perusahaan berhasil mengatasi masalah panas dan daya tahan baterai, lini Edge berpotensi menjadi tren baru di pasar smartphone.

Chipset Snapdragon vs Exynos dan Fokus AI

 

Samsung membagi chipset berdasarkan wilayah: Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk pasar utama dan Exynos 2600 untuk wilayah lain. Perlu dicatat bahwa, NPU pada Exynos 2600 memiliki performa 30% lebih tinggi dibanding chip Qualcomm sekelasnya, meningkatkan kemampuan AI untuk pemrosesan gambar, kontrol suara, dan fitur cerdas lainnya. Namun, perusahaan masih menghadapi tantangan pada pengaturan suhu untuk menjaga stabilitas performa saat bermain game atau merekam video resolusi tinggi.

Baca Juga :  Rp50 Triliun Mengalir ke Elon Musk dari Timur Tengah 

 

One UI 8.5: AI dan Kustomisasi Lebih Mendalam

 

Samsung menghadirkan One UI 8.5 bersamaan dengan Galaxy S26. Dengan antarmuka baru ini, pengguna dapat melakukan kustomisasi lebih luas, memperluas tema gelap, memperbarui widget layar kunci, dan menggunakan alat AI untuk merangkum notifikasi serta meningkatkan konektivitas antar-perangkat. Dengan demikian, pengalaman pengguna menjadi lebih cepat dan intuitif.

 

Perangkat Wearable dan Ekosistem Galaxy

 

Samsung juga memperkenalkan Galaxy Buds 4 dan Buds 4 Pro dengan desain ramping, sistem mikrofon lebih baik, dan peredam bising aktif (ANC) yang ditingkatkan. Selain itu, perusahaan mengembangkan kacamata pintar ultra-ringan dengan AI untuk memperluas ekosistem wearable mereka.

 

Strategi Ekosistem Terintegrasi

 

Samsung fokus membangun pengalaman menyeluruh, bukan sekadar meningkatkan perangkat individual. Dengan demikian, pengguna dapat menghubungkan semua perangkat, dari smartphone hingga headphone dan wearable, secara mulus. Jika rumor ini terbukti, acara Unpacked mendatang menandai langkah penting Samsung dalam menghadirkan inovasi AI dan integrasi multi-perangkat yang lebih canggih.

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap
Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot
Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar
PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya
Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya
Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:00 WIB

Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00 WIB

PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:00 WIB

Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang

Berita Terbaru