BUMDes Tambak Tinggi Panen Telur, Produksi Capai 650 Butir per Hari

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tambak Tinggi, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, berhasil mencatatkan hasil positif dari usaha peternakan ayam petelur. Program ini memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.

BUMDes mengelola kandang ayam petelur berukuran 9 x 16 meter dengan populasi 700 ekor ayam. Pengelola menjalankan budidaya ini selama 26 minggu hingga akhirnya memasuki masa panen dalam dua minggu terakhir.

Kepala Desa Tambak Tinggi, Sri Usiarto Putra, menyebut produksi telur berjalan stabil. Ia menilai keterlibatan masyarakat ikut mendorong keberhasilan usaha tersebut.

“Produksi normal mencapai sekitar 650 butir telur per hari. Hasil ini menunjukkan usaha ini punya potensi besar untuk berkembang,” kata Sri Usiarto Putra, Jum’at (17/4/2026).

Baca Juga :  PMJS Kantongi Kontrak Rp10,8 Triliun, Suplai 20.600 Truk Kopdes Merah Putih

BUMDes Tambak Tinggi kini memasok telur ke warga desa dan wilayah sekitar. Pengelola berharap langkah ini bisa meningkatkan pendapatan desa sekaligus memperluas akses pangan lokal.

Pengurus BUMDes juga menyiapkan rencana pengembangan usaha. Mereka akan menambah jumlah ternak, memperbaiki fasilitas kandang, serta meningkatkan kualitas pakan dan manajemen pemeliharaan untuk menjaga produktivitas.

Camat Depati Tujuh, Indra Hermawan, mengapresiasi keberhasilan program tersebut saat melakukan kunjungan ke lokasi. Ia meminta pengelola BUMDes menjaga kualitas produksi dan memperkuat manajemen usaha.

Baca Juga :  Curah Hujan Turun Penyebab Air Danau Susut

Ia juga menekankan pentingnya kebersihan kandang, pengelolaan pakan, serta kesehatan ayam agar produksi tetap optimal.

Selain itu, camat mendorong agar BUMDes memprioritaskan kebutuhan masyarakat lokal sebelum memasok ke luar daerah. Ia menilai strategi itu dapat memperkuat ketahanan pangan desa.

“Usaha ini bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan ketahanan pangan melalui peternakan ayam petelur,” ujar Indra Hermawan.

Ia berharap program ini terus berkembang dan menjadi salah satu pilar ekonomi desa yang berkelanjutan.

Dengan capaian awal tersebut, BUMDes Tambak Tinggi berpotensi menjadi model pengembangan usaha desa berbasis ketahanan pangan di Kabupaten Kerinci.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Aturan Baru Ojol dan E-Commerce: Mendag Perketat Transaksi Digital, UMKM hingga AI Diawasi
Pemutihan Pajak Kendaraan Lampung 2026 Diperluas, Tunggakan Dihapus dan Diskon 25%
DPR Desak Bongkar Dugaan Skandal Ekspor CPO: Under Invoicing–Transfer Pricing Seret Perusahaan Sawit
KAI Bangun Jalur Trans Sumatera Rp 448 Triliun, Aceh–Lampung Tersambung
Buru Voucher Rp10 Ribu: Promo PLN Mobile JUNIVAGANZA Hebohkan Pengguna Token Listrik 2026
Harga Bahan Pokok Melonjak, Warteg Pangkas Menu Favorit hingga Banyak Usaha Kecil Terancam Tutup
Kopi Kerinci Tembus Mesir, Pelindo Jambi Kirim 19,2 Ton
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Percepat Gaji ke-13 ASN dan PPPK, Rp60 Miliar Cair 8 Juni
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Ojol dan E-Commerce: Mendag Perketat Transaksi Digital, UMKM hingga AI Diawasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:00 WIB

DPR Desak Bongkar Dugaan Skandal Ekspor CPO: Under Invoicing–Transfer Pricing Seret Perusahaan Sawit

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:00 WIB

KAI Bangun Jalur Trans Sumatera Rp 448 Triliun, Aceh–Lampung Tersambung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:57 WIB

Buru Voucher Rp10 Ribu: Promo PLN Mobile JUNIVAGANZA Hebohkan Pengguna Token Listrik 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:00 WIB

Harga Bahan Pokok Melonjak, Warteg Pangkas Menu Favorit hingga Banyak Usaha Kecil Terancam Tutup

Berita Terbaru