Ratusan Anak PAUD Jambi Belajar Tanam Jagung

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAMBI – Ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Jambi mengikuti edukasi tanam jagung di Kelompok Tani Kasturi, Jalan Sunan Drajat RT 41, Kelurahan Simpang III Sipin, Lorong Langgar, Kecamatan Kotabaru, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran ketahanan pangan sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak secara langsung.

Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan memiliki kepedulian terhadap sektor pangan. Program ini sekaligus mendorong pengembangan pertanian perkotaan berbasis agrowisata dan agro edukasi.

Lokasi Strategis Jadi Pusat Pembelajaran Pertanian

Sementara itu, Kelompok Tani Kasturi menempati lokasi strategis di tengah kota dan dekat lingkungan pendidikan. Kondisi ini membuka peluang besar bagi kelompok tani untuk menjadi pusat pembelajaran pertanian bagi anak-anak dan generasi muda di Kota Jambi.

Baca Juga :  Duka H Bakri Belum Usai, PAW DPR RI Jambi Mencuat, Aktivis: Jangan Biarkan Politik Kalahkan Empati

Sejak penanaman perdana bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, pengelola kawasan terus mengembangkan area tersebut menjadi ruang edukasi pertanian terpadu.

Keunikan Anggota Kelompok Tani Kasturi

Di sisi lain, Pembina Kelompok Tani Kasturi, Fiet Haryadi, mewakili Ketua Izami, menjelaskan keunikan kelompoknya. Anggota kelompok tidak berprofesi sebagai petani.

Anggota kelompok berasal dari kalangan ASN, pengusaha, hingga pensiunan yang memiliki kepedulian terhadap sektor pertanian. Menurutnya, kelompok tani memulai pengelolaan lahan dari kondisi terbengkalai. Bahkan, lokasi tersebut pernah menjadi tempat pembuangan sampah.

“Berawal dari lahan tidur, bahkan dulunya bekas tempat pembuangan sampah. Namun, dengan semangat kebersamaan, kami mengubah lahan ini menjadi area pertanian produktif,” ujarnya.

Baca Juga :  Bukan Cuma Kantor, Lahan Setengah Hektare di Sengeti Kini Jadi Kebun Melon Bernilai Ekonomi

Dukungan Pemerintah dan Unsur Masyarakat

Selain itu, ia mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi yang memberikan bantuan alat berat, bibit, dan pupuk melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. TNI, Babinsa, Babinkamtibmas, serta masyarakat sekitar juga memberikan dukungan terhadap kegiatan pertanian ini.

Rencana Pengembangan Pertanian Terpadu

Ke depan, Kelompok Tani Kasturi berencana menerapkan sistem tumpang sari. Kelompok tani akan menanam padi setelah tanaman jagung berusia satu bulan. Langkah ini diharapkan meningkatkan produktivitas lahan.

 

Selanjutnya, kelompok tani juga akan melibatkan ratusan anggota Pramuka dalam program pertanian terpadu. Program ini menjadi bagian dari edukasi pertanian berkelanjutan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Usai Edminuddin Singgung “Anak Tiri”, Himawan Dorong Tokoh Kerinci-Sungai Penuh Bergerak
Azhar Hamzah Dorong Warga Manfaatkan Keringanan PKB 2026, Sungai Penuh Siap Perkuat Sinergi
Sekam Padi Tak Lagi Terbuang, Warga Pudak Bersama Mahasiswa Unja Sulap Limbah Jadi Biochar
Banjir Surut, Ancaman Kesehatan Mengintai: SIGANA BEM UNJA Gerak Edukasi Warga Desa Pudak
Mubes IV PMHKS Tuntas, Irfan Hermawan Resmi Gantikan Zikri Ramadhan
Jambore PKK Sumbar 2026 Jadi Panggung Dharmasraya, Leli Arni Bawa Pesan Kuat soal Kader dan UMKM
Gubernur Klaim Tak Ada Lagi Titik Api, Himsak: Jangan Sulap Bencana Jadi Pencitraan
Sarjana Melayu Bersatu! ISMI Sungai Penuh-Kerinci Siap Gebrak Pembangunan Daerah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:44 WIB

Usai Edminuddin Singgung “Anak Tiri”, Himawan Dorong Tokoh Kerinci-Sungai Penuh Bergerak

Senin, 14 September 2026 - 17:39 WIB

Azhar Hamzah Dorong Warga Manfaatkan Keringanan PKB 2026, Sungai Penuh Siap Perkuat Sinergi

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Sekam Padi Tak Lagi Terbuang, Warga Pudak Bersama Mahasiswa Unja Sulap Limbah Jadi Biochar

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Banjir Surut, Ancaman Kesehatan Mengintai: SIGANA BEM UNJA Gerak Edukasi Warga Desa Pudak

Minggu, 6 September 2026 - 08:34 WIB

Mubes IV PMHKS Tuntas, Irfan Hermawan Resmi Gantikan Zikri Ramadhan

Berita Terbaru

Pendidikan

Toni Indrayadi Jadi Profesor, KBRC: Semoga Makin Berdedikasi

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:54 WIB