JAMBI – Ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Jambi mengikuti edukasi tanam jagung di Kelompok Tani Kasturi, Jalan Sunan Drajat RT 41, Kelurahan Simpang III Sipin, Lorong Langgar, Kecamatan Kotabaru, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran ketahanan pangan sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak secara langsung.
Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan memiliki kepedulian terhadap sektor pangan. Program ini sekaligus mendorong pengembangan pertanian perkotaan berbasis agrowisata dan agro edukasi.
Lokasi Strategis Jadi Pusat Pembelajaran Pertanian
Sementara itu, Kelompok Tani Kasturi menempati lokasi strategis di tengah kota dan dekat lingkungan pendidikan. Kondisi ini membuka peluang besar bagi kelompok tani untuk menjadi pusat pembelajaran pertanian bagi anak-anak dan generasi muda di Kota Jambi.
Sejak penanaman perdana bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, pengelola kawasan terus mengembangkan area tersebut menjadi ruang edukasi pertanian terpadu.
Keunikan Anggota Kelompok Tani Kasturi
Di sisi lain, Pembina Kelompok Tani Kasturi, Fiet Haryadi, mewakili Ketua Izami, menjelaskan keunikan kelompoknya. Anggota kelompok tidak berprofesi sebagai petani.
Anggota kelompok berasal dari kalangan ASN, pengusaha, hingga pensiunan yang memiliki kepedulian terhadap sektor pertanian. Menurutnya, kelompok tani memulai pengelolaan lahan dari kondisi terbengkalai. Bahkan, lokasi tersebut pernah menjadi tempat pembuangan sampah.
“Berawal dari lahan tidur, bahkan dulunya bekas tempat pembuangan sampah. Namun, dengan semangat kebersamaan, kami mengubah lahan ini menjadi area pertanian produktif,” ujarnya.
Dukungan Pemerintah dan Unsur Masyarakat
Selain itu, ia mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi yang memberikan bantuan alat berat, bibit, dan pupuk melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. TNI, Babinsa, Babinkamtibmas, serta masyarakat sekitar juga memberikan dukungan terhadap kegiatan pertanian ini.
Rencana Pengembangan Pertanian Terpadu
Ke depan, Kelompok Tani Kasturi berencana menerapkan sistem tumpang sari. Kelompok tani akan menanam padi setelah tanaman jagung berusia satu bulan. Langkah ini diharapkan meningkatkan produktivitas lahan.
Selanjutnya, kelompok tani juga akan melibatkan ratusan anggota Pramuka dalam program pertanian terpadu. Program ini menjadi bagian dari edukasi pertanian berkelanjutan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









