Harga Sawit Riau Anjlok, Petani Kehilangan Rp437 per Kg

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAU – Petani kelapa sawit mitra swadaya di Provinsi Riau kembali menghadapi tekanan harga pada awal Juni 2026. Tim penetapan harga yang dikoordinasikan Dinas Perkebunan (Disbun) Riau menetapkan harga tandan buah segar (TBS) untuk periode 3–9 Juni 2026 turun tajam dibandingkan pekan sebelumnya.

Penurunan tersebut menjadi salah satu koreksi harga terbesar dalam beberapa pekan terakhir. Dampaknya paling terasa pada kelompok tanaman menghasilkan usia 9 tahun yang mengalami penurunan hingga Rp437,44 per kilogram.

Kondisi ini muncul seiring melemahnya harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) di pasar. Akibatnya, harga pembelian TBS yang diterima petani swadaya ikut terkoreksi pada hampir seluruh kelompok umur tanaman.

Harga TBS Usia 9 Tahun Turun ke Rp3.271,91 per Kilogram

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Vera Virgianti, menjelaskan bahwa kelompok umur 9 tahun mencatat penurunan tertinggi selama periode penetapan kali ini.

“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan turun menjadi Rp3.271,91/Kg dan berlaku untuk periode satu minggu ke depan, dengan harga cangkang sebesar Rp26,09/Kg,” kata Vera kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, tim penetapan harga menggunakan indeks K sebesar 92,87 persen. Pada saat yang sama, harga CPO turun Rp1.726 per kilogram, sedangkan harga kernel merosot Rp1.845,65 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.

Baca Juga :  TLDN Ngebut 2026: Produksi CPO Digenjot, Akuisisi Jadi Senjata Baru

Harga CPO dan Kernel Jadi Faktor Utama

Selain penurunan harga komoditas turunan sawit, proses penetapan harga juga dipengaruhi aktivitas penjualan dari sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS).

Vera menyebut beberapa PKS tidak melakukan transaksi penjualan selama periode penghitungan. Karena itu, tim mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 untuk menentukan harga yang digunakan dalam perhitungan.

“Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan Permentan nomor 13 tahun 2024 pasal 16 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN,” ujarnya.

Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.344 per kilogram, sementara harga kernel KPBN berada pada level Rp13.400 per kilogram.

Komitmen Perbaikan Tata Kelola Harga Sawit

Meski harga mengalami penurunan, Disbun Riau menilai perbaikan tata kelola penetapan harga terus berjalan. Pemerintah Provinsi Riau bersama berbagai pemangku kepentingan dan Kejaksaan Tinggi Riau terus memperkuat mekanisme penetapan harga agar berlangsung lebih transparan dan berkeadilan.

“Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas Vera.

Baca Juga :  Ancaman Inflasi Pangan Makin Nyata, DBS Minta Dunia Usaha Perkuat Strategi Hadapi Disrupsi

Daftar Harga TBS Mitra Swadaya Riau Periode 3–9 Juni 2026

1. Umur 3 tahun: Rp2.541,03/Kg

2. Umur 4 tahun: Rp2.829,24/Kg

3. Umur 5 tahun: Rp3.031,63/Kg

4. Umur 6 tahun: Rp3.146,91/Kg

5. Umur 7 tahun: Rp3.218,17/Kg

6. Umur 8 tahun: Rp3.256,58/Kg

7. Umur 9 tahun: Rp3.271,91/Kg

8. Umur 10–20 tahun: Rp3.240,05/Kg

9. Umur 21 tahun: Rp3.187,66/Kg

10. Umur 22 tahun: Rp3.126,75/Kg

11. Umur 23 tahun: Rp3.057,46/Kg

12. Umur 24 tahun: Rp3.004,86/Kg

13. Umur 25 tahun: Rp2.961,88/Kg

14. Umur 26 tahun: Rp2.946,34/Kg

15. Umur 27 tahun: Rp2.922,48/Kg

16. Umur 28 tahun: Rp2.877,11/Kg

FAQ

Mengapa harga TBS sawit mitra swadaya Riau turun?

Harga TBS turun karena harga CPO dan kernel mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan pekan sebelumnya.

Berapa harga TBS tertinggi pada periode 3–9 Juni 2026?

Harga tertinggi berada pada kelompok umur 9 tahun, yakni Rp3.271,91 per kilogram.

Berapa indeks K yang digunakan dalam penetapan harga?

Tim penetapan harga menggunakan indeks K sebesar 92,87 persen.

Berapa harga rata-rata CPO dan kernel KPBN saat ini?

Harga rata-rata CPO KPBN tercatat Rp15.344 per kilogram, sedangkan kernel KPBN sebesar Rp13.400 per kilogram.

Kapan harga tersebut berlaku?

Harga berlaku untuk periode 3–9 Juni 2026 sesuai hasil rapat penetapan harga TBS mitra swadaya Provinsi Riau.(Tim)

Berita Terkait

Terbongkar! Modus Pecah Banyak PT dan CV Bikin Aturan Pajak UMKM Berubah Total
Danantara Pecah Pakem, Aturan Baru Beri Jalan Bentuk Banyak Holding BUMN Sekaligus
Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai
Danantara Siapkan Perombakan Besar Asuransi BUMN, 15 Perusahaan Mengarah ke Tiga Entitas Raksasa
Harga Emas Perhiasan Awal Juni 2026 Stabil, Investor Tunggu Sinyal Baru Pasar Global
Harga Sawit Turun di Merangin, Pengepul Keluhkan Keuntungan Menyusut
Pemprov Bengkulu Gandeng TNI, Dorong Ekonomi Daerah Lewat Gotong Royong dan Karya Bhakti
Prajogo Pangestu Rebut Tahta Terkaya RI Juni 2026, Ini Daftar 10 Konglomerat dengan Harta Ratusan Triliun
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:00 WIB

Terbongkar! Modus Pecah Banyak PT dan CV Bikin Aturan Pajak UMKM Berubah Total

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:00 WIB

Danantara Pecah Pakem, Aturan Baru Beri Jalan Bentuk Banyak Holding BUMN Sekaligus

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:00 WIB

Danantara Siapkan Perombakan Besar Asuransi BUMN, 15 Perusahaan Mengarah ke Tiga Entitas Raksasa

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Awal Juni 2026 Stabil, Investor Tunggu Sinyal Baru Pasar Global

Berita Terbaru