Sungai Penuh Raih WTP ke-14, Alfin Tekankan Perbaikan Tata Kelola dan Efisiensi Anggaran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAMBI – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali mencatat capaian penting dalam pengelolaan keuangan daerah setelah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-14 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Penghargaan tersebut memperkuat posisi daerah itu sebagai salah satu pemerintah kota yang konsisten menjaga standar akuntabilitas fiskal.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menerima langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dalam agenda resmi di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi, Selasa (2/6). Ia hadir bersama ketua DPRD Hutri Randa, Sekretaris Daerah Alpian, serta jajaran kepala OPD terkait.

Capaian WTP ke-14 ini sekaligus menandai raihan ke-12 secara berturut-turut. Konsistensi tersebut menunjukkan pemerintah daerah terus memperkuat sistem pengelolaan anggaran yang lebih transparan, terukur, dan sesuai regulasi.

BPK Serahkan Hasil Pemeriksaan, Pemkot Tekankan Evaluasi Berkelanjutan

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Jambi, Muhamad Toha Arafat, menyerahkan langsung LHP kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh dan DPRD. Penyerahan ini menandai rampungnya proses audit atas laporan keuangan daerah tahun anggaran 2025.

Baca Juga :  Usai Edminuddin Singgung “Anak Tiri”, Himawan Dorong Tokoh Kerinci-Sungai Penuh Bergerak

Dalam forum tersebut, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa hasil WTP tidak berhenti sebagai prestasi administratif. Ia meminta seluruh perangkat daerah menjadikan hasil audit sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem kerja, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pelayanan publik.

Alfin menilai konsistensi opini WTP mencerminkan kerja kolektif antara eksekutif, legislatif, dan perangkat teknis. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui pengelolaan anggaran yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Komitmen Perbaikan Layanan dan Efisiensi Anggaran

Pemerintah Kota Sungai Penuh menempatkan capaian WTP sebagai pemicu untuk memperkuat reformasi birokrasi. Alfin menekankan bahwa setiap OPD perlu mempercepat perbaikan tata kelola, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran.

Ia juga meminta seluruh jajaran memperkuat pengawasan internal agar potensi kesalahan administrasi dapat diminimalkan sejak awal. Dengan begitu, pemerintah daerah dapat mengarahkan belanja publik secara lebih efektif untuk program prioritas masyarakat.

“Alhamdulillah, raihan Opini WTP ke-14 ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel. Prestasi ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan,” ujar Wali Kota Alfin.

Baca Juga :  Hutri Randa Kantongi Restu DPP, Pertarungan Kursi Ketua DPD Golkar Sungai Penuh Makin Terbuka

Ia menegaskan, Pemkot Sungai Penuh tidak hanya mengejar predikat WTP, tetapi juga berfokus pada dampak nyata terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dampak dan Harapan ke Depan

Pemerintah daerah menilai keberlanjutan opini WTP akan memperkuat kepercayaan publik dan membuka ruang lebih luas bagi peningkatan investasi serta percepatan pembangunan infrastruktur. Selain itu, capaian ini juga mendorong aparatur untuk menjaga disiplin anggaran di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

FAQ

1. Apa makna opini WTP bagi pemerintah daerah?

WTP menunjukkan laporan keuangan daerah telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintah.

2. Sudah berapa kali Kota Sungai Penuh meraih WTP?

Pemerintah Kota Sungai Penuh meraih WTP ke-14 dan 12 kali secara berturut-turut.

3. Siapa yang menyerahkan hasil audit BPK?

Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi menyerahkan LHP kepada pemerintah daerah.

4. Apa fokus Pemkot setelah meraih WTP?

Pemkot fokus memperkuat tata kelola, efisiensi anggaran, dan peningkatan pelayanan publik.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Wawako Azhar Suntik Semangat Finalis MTQH, Ini Target untuk Kafilah Sungai Penuh
Hadiri Pelantikan Ketua TP-PKK Kecamatan, Wako Alfin Soroti Kekompakan dan Manfaat bagi Keluarga
Wako Alfin Bawa 8 Agenda Besar Sungai Penuh ke Kemendagri, Flyover hingga Banjir Jadi Sorotan
300 Pemanjat Datang ke Harau, Gubernur Mahyeldi Ingin Tebing Sumbar Mendunia
Warga Sungai Penuh Tak Perlu Repot ke Kantor Dukcapil, Pemkot Hadirkan Layanan Jemput Bola
Wako Alfin Hadiri Pelantikan Kepala Ombudsman Jambi, Dorong Pelayanan Publik Lebih Berkualitas
50 Mobil Bekas Pejabat Sungai Penuh Segera Dilelang, Toyota hingga Innova
Wako Alfin Hadiri MTQH ke-55 Jambi, Harapan Besar untuk Generasi Qur’ani Sungai Penuh
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 06:38 WIB

Wawako Azhar Suntik Semangat Finalis MTQH, Ini Target untuk Kafilah Sungai Penuh

Rabu, 4 November 2026 - 16:45 WIB

Wako Alfin Bawa 8 Agenda Besar Sungai Penuh ke Kemendagri, Flyover hingga Banjir Jadi Sorotan

Rabu, 4 November 2026 - 12:31 WIB

300 Pemanjat Datang ke Harau, Gubernur Mahyeldi Ingin Tebing Sumbar Mendunia

Selasa, 3 November 2026 - 11:17 WIB

Warga Sungai Penuh Tak Perlu Repot ke Kantor Dukcapil, Pemkot Hadirkan Layanan Jemput Bola

Selasa, 3 November 2026 - 06:07 WIB

Wako Alfin Hadiri Pelantikan Kepala Ombudsman Jambi, Dorong Pelayanan Publik Lebih Berkualitas

Berita Terbaru