Jalan Sungai Penuh–Tapan Dibahas, Alfin Gandeng TNKS Buka Akses dan Dongkrak Ekonomi Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mulai mempercepat pembahasan peningkatan jalan Sungai Penuh menuju Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), yang selama ini menjadi jalur penting penghubung antarwilayah di bagian barat Provinsi Jambi. Pembahasan itu muncul saat Alfin menerima kunjungan silaturahmi jajaran Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB TNKS) di ruang kerjanya, Senin (25/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Alfin dan jajaran BB TNKS membahas rencana pelebaran akses jalan yang melintasi kawasan konservasi TNKS. Mereka juga mengangkat wacana pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) baru TNKS untuk memperkuat pengelolaan kawasan dan koordinasi lintas daerah.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menyambut kedatangan pimpinan BB TNKS dengan hangat. Kedua pihak langsung membicarakan langkah konkret untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan di kawasan taman nasional terbesar di Pulau Sumatra tersebut.

Jalan Sungai Penuh–Tapan Jadi Jalur Vital

Alfin menegaskan, ruas jalan menuju Tapan memegang peran besar dalam mendukung aktivitas masyarakat. Jalur itu selama ini membantu mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga pengembangan sektor wisata alam di kawasan Kerinci dan sekitarnya.

Menurut Alfin, peningkatan kualitas jalan akan memberi dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak agar rencana tersebut berjalan sesuai aturan sekaligus menjaga kelestarian kawasan TNKS.

“Pelebaran jalan arah Tapan kami harapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus transportasi, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Alfin.

Baca Juga :  Gas Elpiji 3 Kg Langka di Sungai Penuh

Ia menilai akses transportasi yang memadai akan membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal, sektor perdagangan, hingga pengembangan destinasi wisata unggulan di Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Pemkot dan BB TNKS Perkuat Koordinasi

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama BB TNKS juga membahas penguatan koordinasi kelembagaan. Salah satu poin yang menjadi perhatian utama ialah pembentukan UPT baru TNKS di wilayah tersebut.

Alfin menyebut keberadaan UPT baru akan membantu pemerintah dan pengelola taman nasional mempercepat koordinasi pengelolaan kawasan konservasi, pengawasan hutan, perlindungan lingkungan, serta penanganan persoalan yang melibatkan masyarakat sekitar kawasan TNKS.

Menurutnya, keberadaan lembaga yang lebih dekat dengan wilayah kerja akan mempermudah komunikasi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan konservasi, dan masyarakat.

“Pembentukan UPT baru TNKS sangat penting untuk memperkuat koordinasi pengelolaan kawasan konservasi di daerah ini,” katanya.

Pihak BB TNKS juga menyampaikan komitmen untuk terus mendukung pembangunan daerah dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan dan perlindungan kawasan konservasi.

Pembangunan dan Kelestarian Harus Sejalan

Pembahasan peningkatan jalan Sungai Penuh–Tapan menarik perhatian banyak pihak karena jalur tersebut melintasi kawasan strategis TNKS yang memiliki nilai ekologis tinggi. Kawasan TNKS menjadi habitat berbagai flora dan fauna langka yang dilindungi.

Karena itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan setiap rencana pembangunan wajib melalui koordinasi dan kajian matang agar tidak merusak ekosistem hutan.

Alfin menilai pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Pemerintah daerah, menurutnya, perlu menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlangsungan alam untuk generasi mendatang.

Baca Juga :  Dandim Eko Pimpin Tradisi Masuk Satuan dan Wisuda Purnawira

Pertemuan berlangsung akrab dan penuh semangat kolaborasi. Kedua pihak sepakat memperkuat komunikasi untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Warga Menaruh Harapan Besar

Rencana peningkatan jalan menuju Tapan mendapat respons positif dari masyarakat karena jalur tersebut menjadi akses penting penghubung Sungai Penuh dengan wilayah pesisir selatan Sumatra.

Jika peningkatan jalan terealisasi, masyarakat dapat menikmati distribusi barang yang lebih cepat dan mobilitas yang lebih efisien. Kondisi itu juga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, pertanian, dan pariwisata di kawasan Kerinci.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap seluruh pihak terus memperkuat dukungan agar proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek konservasi.

FAQ

Apa yang dibahas dalam pertemuan Wali Kota Alfin dan BB TNKS?

Pertemuan membahas rencana peningkatan jalan Sungai Penuh–Tapan yang melintasi kawasan TNKS serta dukungan pembentukan UPT baru TNKS.

Mengapa jalan Sungai Penuh–Tapan penting?

Jalur tersebut membantu mobilitas masyarakat, distribusi ekonomi, dan pengembangan sektor pariwisata di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.

Apa manfaat pembentukan UPT baru TNKS?

UPT baru TNKS akan memperkuat koordinasi pengelolaan kawasan konservasi, pengawasan lingkungan, dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Bagaimana pemerintah menjaga kelestarian TNKS?

Pemerintah mewajibkan setiap rencana pembangunan melalui kajian dan koordinasi matang agar tetap menjaga ekosistem kawasan konservasi TNKS.

Penulis : Mosa

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Jelang Penilaian Provinsi, TP PKK Sungai Penuh Kebut Persiapan Rumah DILAN dan Perkuat UMKM Desa Permanti
PKBM Jadi Senjata Sungai Penuh Tekan Anak Putus Sekolah, Dinas Pendidikan Genjot Mutu dan Tata Kelola
BPK Bongkar Dugaan Kelebihan Bayar Seragam Sekolah Gratis Sungai Penuh, Nilainya Capai Ratusan Juta
Terbongkar! Komplotan Perampok Bermodus Hipnotis di Sungai Liuk Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron
Disdik Sungai Penuh Ubah Cara Guru Belajar, Kelompok Kerja Resmi Dimulai dari SMPN 6
Antrean Pikap di SPBU Pelayang Raya Mendadak Hilang Saat Sidak, DPRD Sungai Penuh Ungkap Dugaan Pelangsiran Solar Subsidi
Gen Auto Care Resmi Hadir di Sungai Penuh, Alfin Sebut Usaha Baru Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Warga
Alfin Lawan Stunting Sejak Kehamilan, Libatkan Ratusan Ibu Hamil Demi Lahirkan Generasi Sehat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:00 WIB

Jelang Penilaian Provinsi, TP PKK Sungai Penuh Kebut Persiapan Rumah DILAN dan Perkuat UMKM Desa Permanti

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:00 WIB

PKBM Jadi Senjata Sungai Penuh Tekan Anak Putus Sekolah, Dinas Pendidikan Genjot Mutu dan Tata Kelola

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPK Bongkar Dugaan Kelebihan Bayar Seragam Sekolah Gratis Sungai Penuh, Nilainya Capai Ratusan Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:00 WIB

Terbongkar! Komplotan Perampok Bermodus Hipnotis di Sungai Liuk Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:00 WIB

Disdik Sungai Penuh Ubah Cara Guru Belajar, Kelompok Kerja Resmi Dimulai dari SMPN 6

Berita Terbaru