SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan kurban perdana yang dipusatkan di kompleks Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (28/5/2026), para Aparatur Sipil Negara (ASN) berhasil menghimpun dan menyembelih sebanyak 39 ekor sapi kurban.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan keagamaan, tetapi juga menunjukkan komitmen aparatur pemerintah dalam membangun solidaritas sosial secara langsung kepada masyarakat. Sejak pagi, area kantor wali kota dipadati panitia, ASN, hingga warga yang ikut menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan kurban kali ini berlangsung lebih terorganisasi dan melibatkan hampir seluruh organisasi perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh. Selain itu, panitia juga menyiapkan distribusi daging kurban secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menilai kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, Idul Adha harus menjadi momentum untuk memperkuat rasa empati dan kebersamaan antar sesama.
“Semangat berbagi harus terus tumbuh di lingkungan ASN. Kami ingin kegiatan ini menjadi tradisi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Alfin saat menghadiri kegiatan penyembelihan kurban.
ASN Diajak Menjadi Contoh Kepedulian Sosial
Alfin menegaskan bahwa aparatur pemerintah tidak hanya bertugas menjalankan pelayanan publik, tetapi juga perlu hadir di tengah masyarakat melalui aksi sosial yang konkret. Karena itu, dirinya mengapresiasi seluruh ASN yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini.
Ia menilai tingginya partisipasi ASN mencerminkan tumbuhnya kesadaran kolektif untuk berbagi kepada warga yang membutuhkan. Bahkan, sejumlah OPD disebut turut bergotong royong dalam proses pengumpulan hewan kurban hingga pendistribusian daging.
“Kami berharap semangat kebersamaan seperti ini terus terjaga. Pemerintah harus memberi contoh dalam membangun solidaritas sosial,” tambahnya.
Selain penyembelihan hewan kurban, panitia juga melibatkan petugas kesehatan hewan guna memastikan seluruh sapi dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas daging yang nantinya dibagikan kepada masyarakat.
Distribusi Daging Kurban Diprioritaskan untuk Warga Membutuhkan
Panitia kurban Pemerintah Kota Sungai Penuh memprioritaskan penyaluran daging kepada masyarakat kurang mampu, kaum dhuafa, serta sejumlah warga yang sebelumnya telah didata oleh panitia lingkungan.
Distribusi dilakukan secara bertahap agar pembagian berlangsung tertib dan tepat sasaran. Sejumlah ASN juga terlihat ikut membantu proses pengemasan daging kurban sebelum dibagikan kepada penerima.
Kehadiran ASN dalam proses tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai kegiatan itu menunjukkan kedekatan pemerintah dengan masyarakat, terutama pada momentum hari besar keagamaan.
Tidak sedikit warga berharap program serupa terus dilaksanakan setiap tahun dengan jumlah hewan kurban yang lebih banyak. Sebab, selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan sosial antara pemerintah dan warga.
Pemkot Ingin Jadikan Kurban Sebagai Agenda Tahunan
Pemerintah Kota Sungai Penuh berencana menjadikan kegiatan kurban ASN sebagai agenda rutin tahunan. Pemkot bahkan membuka peluang peningkatan jumlah hewan kurban pada tahun mendatang apabila partisipasi ASN terus meningkat.
Menurut Alfin, kegiatan keagamaan yang dibarengi aksi sosial mampu memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan pemerintahan. Oleh sebab itu, dirinya mengajak seluruh ASN menjaga semangat gotong royong dan keikhlasan dalam berbagi.
“Semua yang ikut berkurban melakukannya dengan niat ibadah karena Allah SWT. Semoga membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Sungai Penuh,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, Ketua TP PKK Sri Kartini Alfin, Ketua GOW Mawarti Azhar, Ketua DWP Winda Rahayu, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Momentum Idul Adha Perkuat Nilai Gotong Royong
Pelaksanaan kurban bersama tersebut sekaligus menjadi simbol penguatan budaya gotong royong di lingkungan pemerintahan. Di tengah tantangan ekonomi masyarakat saat ini, kepedulian sosial dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kebersamaan.
Melalui kegiatan itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap semangat berbagi tidak hanya hadir saat Idul Adha, tetapi juga terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
FAQ
Berapa jumlah sapi kurban yang disembelih Pemkot Sungai Penuh?
Sebanyak 39 ekor sapi kurban disembelih dalam kegiatan kurban ASN Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Siapa yang berpartisipasi dalam kegiatan kurban?
Kegiatan melibatkan ASN, kepala OPD, panitia kurban, serta jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Ke mana daging kurban dibagikan?
Panitia menyalurkan daging kurban kepada masyarakat membutuhkan, kaum dhuafa, dan warga yang telah didata sebelumnya.
Apa tujuan kegiatan kurban ASN ini?
Selain menjalankan ibadah Idul Adha, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian ASN terhadap masyarakat.
Apakah kegiatan ini akan kembali dilaksanakan tahun depan?
Pemerintah Kota Sungai Penuh berencana menjadikan kegiatan kurban ASN sebagai agenda rutin tahunan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









