Jakarta –
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memutuskan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan bagi perwira TNI AD pada awal Februari 2026. Sebanyak 18 perwira berpangkat Kolonel menerima kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI dan menempati posisi strategis di berbagai satuan dan lembaga TNI AD. Dengan demikian, keputusan ini memperkuat struktur dan profesionalisme TNI AD.
Mutasi dan Promosi Jabatan Strategis
Panglima TNI menempatkan perwira yang kompeten pada posisi yang tepat untuk meningkatkan profesionalisme dan memperkuat struktur TNI AD. Selain itu, keputusan ini mengapresiasi dedikasi dan prestasi para perwira selama bertugas.
Daftar Perwira yang Mendapat Promosi
Berikut daftar lengkap perwira beserta jabatan lama dan baru mereka:
1–6: Jabatan di Babinkum, Kodam, dan Srenum
Kolonel M. Sjaiful Kustiawan pindah dari Kabidum Otjen TNI menjadi Kaotmilti II Jakarta Babinkum TNI (menggantikan Brigjen Tugino)
Kolonel Inf. Sumarlin Marzuki pindah dari Kasrem 043/Gatam Kodam XXI menjadi Danrem 043/Gatam Kodam XXI (menggantikan Brigjen Haryantana)
Kolonel Inf. Yanto Reinald Nainggolan pindah dari Paban Sahli KSAD menjadi Pa Sahli Tk II KSAD Bid. Ideologi (menggantikan Brigjen Ari Estefanus)
Kolonel Czi Galih Suhendro pindah dari Pamen Ahli Staf Ahli Pangkostrad menjadi Tenaga Ahli Pengajar Madya Lemhannas (menggantikan Brigjen Ito Hediarto) Kolonel Inf. Sugir pindah dari Paban II/Renprogar Biro Ren Srenum TNI menjadi Karo Ren Srenum TNI (menggantikan Brigjen Denny Marantika)
Kolonel Cpl Azwan Abdi pindah dari Paban Utama A-1 Dit A Bais TNI menjadi Dansat Intel Bais TNI (menggantikan Brigjen Mahesa Fitriadi)
Kemudian, para perwira menempati posisi di Kodam, Kodiklat, dan Puspenerbad.
7–12: Jabatan di Kodam, Kodiklat, dan Puspenerbad
Kolonel Inf. Kohir pindah dari Danrem 083/Bdj Kodam V menjadi Danrem 084/BJ Kodam V (menggantikan Brigjen Danny Alkadrie)
Kolonel Inf. Ari Depria Maulana pindah dari Kasat Sahlur Pusminpers TNI menjadi Dirdok Kodiklat TNI (menggantikan Brigjen Khabib Mahfud)
Kolonel Arm Ahmad Muttaqin pindah dari Pamen Denmabesad menjadi Dirsen Pussenarmed (menggantikan Brigjen Budi Suwanto)
Kolonel Inf. Irfan Amir pindah dari Pa Sahli Tk II KSAD Bid. Kumham dan Kamnas menjadi Danrindam XV/Ptm (menggantikan Brigjen Raden Bagus Prasetyo Utomo)
Kolonel Cpn Sundoro Agung Nugroho pindah dari Kabengpuspenerbad menjadi Wadan Puspenerbad (menggantikan Brigjen Zulfirman Caniago)
Kolonel Inf. Fadli Mulyono pindah dari Paban VI/Latsiapops Sopsad menjadi Kasdivif 3 Kostrad (menggantikan Brigjen Wulang Nur Yudhanto)
Sementara itu, perwira lain menempati jabatan di Akmil, Kogabwilhan, BIN, dan Pusterad.
13–18: Jabatan di Akmil, Kogabwilhan, BIN, dan Pusterad
Kolonel Inf. Tunjung Setyabudi pindah dari Danmentar Akmil menjadi Aster Kaskogabwilhan III (menggantikan Brigjen Zulkifli)
Kolonel Arh Bangun Manahan Laurensus pindah dari Agen Intelijen Madya BIN menjadi Asintel Kaskogabwilhan III (menggantikan Brigjen Herlambang Bayu Kusumah)
Kolonel Inf. Budi Handoko pindah dari Paban I /Ren Spersad menjadi Waaspers KSAD Bid. Renbinpers (menggantikan Brigjen Ade Rony Wijaya)
Kolonel Inf. Charles Binsar Parulian Sagala pindah dari Kadepjemen Seskoad menjadi Widyaiswara Bid. OMP/OMSP Seskoad (menggantikan Brigjen Tatang Budiman)
Kolonel Arh Mohamad Jamaludin Malik pindah dari Paban VII/Kermater Sterad menjadi Dirdiklat Pusterad (menggantikan Brigjen Washington Simanjuntak)
Kenaikan Pangkat sebagai Pengakuan Prestasi
Kenaikan pangkat mendorong para perwira menjalankan tugas strategis secara profesional. Selain itu, promosi ini memperkuat modernisasi TNI AD dan pertahanan nasional. Sebagai hasilnya, keputusan ini menjadi penghargaan individu sekaligus strategi untuk kemajuan TNI AD secara keseluruhan.