JAKARTA – Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengajak Bank Mandiri yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk lebih aktif terlibat dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Ia menyampaikan ajakan itu saat menerima perwakilan Bank Mandiri di Kantor Kementerian Sosial RI, Senin (13/4).
Agus Jabo menegaskan Kementerian Sosial kini mengubah pendekatan bantuan sosial. Ia mendorong pergeseran dari ketergantungan bansos menuju pemberdayaan masyarakat agar keluarga penerima manfaat (KPM) bisa lebih mandiri.
Ia menyoroti masih banyak KPM yang menerima bantuan sosial lebih dari lima tahun. Kondisi itu, menurutnya, menunjukkan perlunya penguatan program pemberdayaan agar penerima bantuan bisa naik kelas secara ekonomi.
“Kita ingin masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan sosial. Kita dorong mereka agar mandiri dan punya penghasilan sendiri,” kata Agus Jabo.
Ia meminta berbagai pihak, termasuk perbankan Himbara, ikut memperkuat program pemberdayaan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Agus Jabo menjelaskan pemberdayaan bisa berjalan lewat berbagai program. Pemerintah bisa menyalurkan bantuan ternak ayam petelur, pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, hingga alat produksi bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya pelatihan dan workshop agar masyarakat bisa meningkatkan kapasitas kerja dan membuka peluang usaha baru.
“Kita perlu dorong pelatihan dan bantuan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat agar mereka bisa naik kelas,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama dengan Bank Mandiri dan Himbara dapat memperkuat ekosistem pemberdayaan sosial di Indonesia. Dengan begitu, program pengentasan kemiskinan tidak hanya berjalan melalui bantuan, tetapi juga melalui peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









