Benwit dari Sawit Karya ITS, Bensin Nabati Rendah Emisi Siap Tekan Impor BBM

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Peneliti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan bensin berbahan dasar kelapa sawit. Mereka menamai inovasi ini Benwit. Produk ini lebih ramah lingkungan.

Tim Departemen Teknik Material dan Metalurgi ITS menghadirkan inovasi ini di tengah krisis energi global. Konflik di Timur Tengah memicu kenaikan harga dan gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Rektor ITS, Bambang Pramujati, menilai Benwit membuka peluang besar bagi pemerintah. Ia mendorong pengembangan energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“Ini momentum bagi pemerintah untuk mengembangkan energi alternatif di tengah krisis BBM global,” kata Bambang, Rabu (8/4).

Baca Juga :  B50 Mulai Juli 2026, Pemerintah Tekan Impor BBM dan Emisi

Ketua tim peneliti, Hosta Ardhyananta, menjelaskan timnya memakai metode catalytic cracking. Metode ini memecah molekul crude palm oil (CPO) menjadi bahan bakar siap pakai.

Tim awal menggunakan katalis berbasis alumina (γ-Al₂O₃). Katalis ini memecah trigliserida dalam CPO menjadi hidrokarbon ringan. Proses ini menghasilkan konversi sekitar 60 persen. Suhu operasi mencapai 420 derajat Celsius.

Tim kemudian mengembangkan katalis bimetalik berbasis nikel oksida (NiO) dan tembaga oksida (CuO). Kombinasi ini meningkatkan efisiensi reaksi. Suhu operasi turun menjadi sekitar 380 derajat Celsius.

Hasilnya, rendemen biogasoline mencapai 83 persen. Produk ini didominasi hidrokarbon rantai pendek C5 hingga C11. Komponen ini menjadi bagian utama bensin komersial.

Baca Juga :  Listrik Sering Terganggu, Pengelola Kawasan Industri Peringatkan Risiko Besar bagi Investasi Nasional

Hosta menyebut inovasi ini mengusung prinsip zero emission. Tim memanfaatkan residu cair sebagai bahan bakar kompor. Mereka tidak membuang limbah tersebut.

Saat ini, tim menguji Benwit pada mesin pertanian. Penggunaan ini membantu petani mengurangi ketergantungan pada bensin dari minyak bumi. Harga bensin jenis itu sering berfluktuasi.

Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS, Fadlilatul Taufany, menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah. Ia ingin mendorong Benwit masuk ke proyek nasional.

“Inovasi ini bisa menekan ketergantungan impor BBM dan memperkuat kemandirian energi,” ujarnya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mengapa Shell Masih Belum Jual Bensin? ESDM Ungkap Dugaan Penyebabnya, Harga Minyak Dunia Jadi Sorotan
Mulai 1 Oktober, Seluruh SPBU Wajib Jual Biosolar B50, Indonesia Bersiap Tinggalkan Impor Solar
Pertamina Jamin Pasokan BBM untuk Koperasi Nelayan Merah Putih, Ekonomi Pesisir Siap Melaju Lebih Kencang
Prabowo Siapkan Peluncuran BBM B50, Seluruh SPBU Masuki Era Biodiesel Baru Mulai Juli
Harga LNG Anjlok hingga 43 Persen, Pertamina Langsung Tancap Gas Jalankan Aturan Baru Pemerintah
Harga BBM Pertamina Mulai 1 Juli 2026 Berubah, Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun Drastis
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:00 WIB

Mengapa Shell Masih Belum Jual Bensin? ESDM Ungkap Dugaan Penyebabnya, Harga Minyak Dunia Jadi Sorotan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:00 WIB

Mulai 1 Oktober, Seluruh SPBU Wajib Jual Biosolar B50, Indonesia Bersiap Tinggalkan Impor Solar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:00 WIB

Pertamina Jamin Pasokan BBM untuk Koperasi Nelayan Merah Putih, Ekonomi Pesisir Siap Melaju Lebih Kencang

Berita Terbaru

Oplus_0

Pendidikan

Pemprov Sumbar Percepat Rehabilitasi ABH Kasus MAN 3 Padang

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB