Harga BBM Pertamina Mulai 1 Juli 2026 Berubah, Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun Drastis

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga mulai memberlakukan penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada hari ini, Rabu, 1 Juli 2026. Kebijakan ini membuat harga tiga produk utama, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Di sisi lain, harga BBM subsidi maupun beberapa produk bensin lainnya tetap bertahan.

Penyesuaian tersebut memberi kabar baik bagi pengguna kendaraan yang memakai BBM nonsubsidi, terutama segmen diesel dan bensin beroktan tinggi. Langkah itu juga menunjukkan evaluasi rutin perusahaan terhadap perkembangan harga energi global serta kondisi ekonomi di dalam negeri.

Sementara itu, masyarakat yang menggunakan Pertalite, Biosolar, Pertamax, maupun Pertamax Green 95 belum menemui perubahan harga pada awal Juli. Dengan demikian, konsumen masih dapat membeli keempat produk tersebut menggunakan tarif yang sama seperti bulan sebelumnya.

Tiga Produk Nonsubsidi Turun Harga

Pertamina memangkas harga Pertamax Turbo menjadi Rp19.300 per liter dari sebelumnya Rp20.750 per liter. Produk bensin beroktan 98 itu mengalami penurunan sekitar 7 persen.

Selain itu, Pertamina juga menurunkan harga Dexlite menjadi Rp19.700 per liter dari Rp23.000 per liter. Produk diesel tersebut mencatat penurunan sekitar 14 persen.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Tembus Variasi Tajam Hari Ini 30 Mei 2026, UBS Unggul di Kelas Ritel

Adapun Pertamina Dex kini dijual Rp21.150 per liter setelah sebelumnya berada di level Rp24.800 per liter atau turun sekitar 15 persen.

Harga BBM Lain Tetap Bertahan

Di tengah penyesuaian tersebut, Pertamina mempertahankan harga beberapa produk lainnya.

Pertamax (RON 92) tetap dijual Rp16.250 per liter. Selanjutnya, Pertamax Green 95 masih berada di harga Rp17.000 per liter.

Untuk BBM bersubsidi, Pertalite tetap dipasarkan Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar masih dijual Rp6.800 per liter.

Pertamina: Penyesuaian Mengikuti Mekanisme yang Berlaku

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan bahwa perusahaan melakukan evaluasi harga secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk perkembangan harga minyak dunia, kondisi fiskal, daya beli masyarakat, serta regulasi pemerintah.

“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ujar Kitty.

Menurut Pertamina, mekanisme tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara kondisi pasar energi global dan kemampuan masyarakat dalam membeli BBM nonsubsidi.

Baca Juga :  Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pemerintah Ungkap Penyebab

Daftar Harga BBM Pertamina Berlaku 1 Juli 2026

1. Pertalite: Rp10.000 per liter

2. Biosolar: Rp6.800 per liter

3. Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter

4. Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter

5. Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.300 per liter

6. Dexlite (CN 51): Rp19.700 per liter

7. Pertamina Dex (CN 53): Rp21.150 per liter

Dampak bagi Konsumen

Turunnya harga BBM nonsubsidi berpotensi mengurangi biaya operasional pengguna kendaraan pribadi maupun pelaku usaha yang mengandalkan bahan bakar diesel. Meski demikian, besaran penghematan tetap bergantung pada konsumsi BBM masing-masing kendaraan.

FAQ

Apakah harga Pertalite berubah?

Tidak. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter.

Apakah Biosolar ikut turun?

Tidak. Harga Biosolar subsidi tetap Rp6.800 per liter.

BBM apa saja yang mengalami penurunan harga?

Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Mengapa Pertamina menurunkan harga BBM nonsubsidi?

Pertamina menyatakan penyesuaian mengikuti evaluasi berkala yang mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia, regulasi pemerintah, aspek fiskal, serta kondisi perekonomian dan daya beli masyarakat.

Kapan harga baru mulai berlaku?

Harga tersebut berlaku mulai Rabu, 1 Juli 2026.(Tim)

Berita Terkait

Bengkulu Bidik PAD Baru dari Perkebunan Sawit, Pajak Air Permukaan Mulai Disiapkan untuk 2027
Harga Avtur Turun, Tiket Pesawat Belum Bergeming! Ini Penyebab Tarif Penerbangan Domestik Masih Mahal Juli 2026
Promo Shopee 4 Juli 2026: Diskon 50 Persen, Voucher Rp188 Ribu dan Promo Serba Rp7 Jadi Buruan
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi
30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Siap Turun ke Desa Mulai Agustus, Pemerintah Kebut Operasional Nasional
Prabowo Siapkan Peluncuran BBM B50, Seluruh SPBU Masuki Era Biodiesel Baru Mulai Juli
Promo Shopee 3 Juli 2026 Capai Puncak, Diskon 70 Persen, Voucher Rp300 Ribu dan Hadiah Gratis Menanti
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:00 WIB

Harga Avtur Turun, Tiket Pesawat Belum Bergeming! Ini Penyebab Tarif Penerbangan Domestik Masih Mahal Juli 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:00 WIB

Promo Shopee 4 Juli 2026: Diskon 50 Persen, Voucher Rp188 Ribu dan Promo Serba Rp7 Jadi Buruan

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:00 WIB

Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:00 WIB

Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:00 WIB

30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Siap Turun ke Desa Mulai Agustus, Pemerintah Kebut Operasional Nasional

Berita Terbaru