Prancis Krisis BBM, 18% SPBU Lumpuh Akibat Pembatasan Harga

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Krisis energi melanda Prancis. Sekitar 18% stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar hingga Selasa (7/4/2026).

Kebijakan pembatasan harga memicu lonjakan permintaan. Sementara itu, pasokan minyak global terganggu dan tidak mampu memenuhi kebutuhan.

Menteri Energi Prancis, Maud Bregeon, menyebut kondisi terparah terjadi pada jaringan SPBU milik raksasa energi TotalEnergies.

Harga Rendah Dorong Lonjakan Permintaan

TotalEnergies menetapkan harga bensin sebesar 1,99 euro per liter sepanjang April. Kebijakan ini bertujuan menekan harga di tengah kondisi pasar.

Baca Juga :  Malaysia Buru Minyak Rusia, Ikuti Indonesia Cs di Tengah Krisis Energi

Namun, kebijakan tersebut mendorong lonjakan permintaan secara tajam. Stok BBM cepat menipis di berbagai wilayah.

Untuk diesel, TotalEnergies menaikkan harga menjadi 2,25 euro per liter. Perusahaan menyesuaikan harga dengan kondisi pasar yang terus naik.

Antrean Panjang di Berbagai Wilayah

Lonjakan permintaan memicu antrean panjang di sejumlah SPBU. Kondisi ini memperberat distribusi bahan bakar di banyak wilayah.

Baca Juga :  Malaysia Terapkan WFH Mulai 15 April, Anwar Perkuat Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Energi

TotalEnergies menyatakan lalu lintas di jaringan mereka meningkat sejak pertengahan Maret. Peningkatan ini menekan pasokan lokal, terutama untuk diesel.

Krisis Energi Terus Menguat

Krisis BBM menambah tekanan pada sektor energi Prancis. Pemerintah terus memantau pasokan dan berupaya menjaga stabilitas distribusi.

Situasi ini menunjukkan dampak kebijakan harga terhadap keseimbangan antara permintaan dan pasokan energi.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

BBM Naik Beruntun 4 Kali dalam 10 Hari, Krisis Energi Global Picu Lonjakan Harga dan Tekan Ekonomi Dunia
Kekuasaan Presiden di Indonesia dan Amerika Serikat: Antara Mandat Rakyat dan Pembatasan Politik dalam Sistem Presidensial Modern
Eropa Terguncang Krisis Energi, Albania Jadi Contoh Ketahanan
Pentagon Incar Tanah Jarang Malaysia, Tantang Dominasi China di Pasar Global
Iran Perdana Kantongi Pendapatan Tarif Tol Selat Hormuz, Simpan di Bank Sentral
Paspor Indonesia 2026: Daftar 42 Negara Bebas Visa Terbaru untuk WNI
12 Negara Ajukan Pinjaman ke IMF, Krisis Energi Picu Tekanan Ekonomi Global
Kapal Malaysia Tembus Selat Hormuz, Bawa 1 Juta Barel Minyak di Tengah Krisis Global
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:00 WIB

BBM Naik Beruntun 4 Kali dalam 10 Hari, Krisis Energi Global Picu Lonjakan Harga dan Tekan Ekonomi Dunia

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:05 WIB

Kekuasaan Presiden di Indonesia dan Amerika Serikat: Antara Mandat Rakyat dan Pembatasan Politik dalam Sistem Presidensial Modern

Kamis, 30 April 2026 - 10:00 WIB

Eropa Terguncang Krisis Energi, Albania Jadi Contoh Ketahanan

Rabu, 29 April 2026 - 12:00 WIB

Pentagon Incar Tanah Jarang Malaysia, Tantang Dominasi China di Pasar Global

Sabtu, 25 April 2026 - 20:00 WIB

Iran Perdana Kantongi Pendapatan Tarif Tol Selat Hormuz, Simpan di Bank Sentral

Berita Terbaru