India Kurangi Minyak Rusia Fokus Diversifikasi Energi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Beberapa kilang minyak besar di India menunda pembelian minyak mentah Rusia untuk pengiriman April. Para analis memperkirakan kebijakan ini akan berlangsung lebih lama. Langkah ini menunjukkan strategi New Delhi untuk memperkuat posisi dalam negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat.

 

IOC, BPCL, dan Reliance Tolak Penawaran Minyak Rusia

Sumber industri menyebutkan, Indian Oil Corporation (IOC), Bharat Petroleum Corporation Ltd (BPCL), dan Reliance Industries menolak penawaran minyak Rusia untuk muatan Maret dan April. Meski demikian, beberapa pengiriman Maret tetap berjalan sesuai jadwal.

 

Kesepakatan Dagang India-AS Dorong Keputusan Ini

 

Selain itu, pengurangan impor muncul bersamaan dengan kemajuan kesepakatan perdagangan antara AS dan India. Kedua negara mengumumkan kerangka kerja kesepakatan Jumat lalu dan menargetkan rampung pada Maret. Kesepakatan itu bertujuan menurunkan tarif dan memperdalam kerja sama ekonomi bilateral.

Baca Juga :  Cuma Rp70 Jutaan! Suzuki Swift 2008 Masih Diburu

 

India Belum Mengumumkan Penghentian Resmi

 

Pemerintah India belum mengumumkan penghentian impor minyak Rusia. Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri menegaskan, “Kami mendiversifikasi sumber energi sesuai kondisi pasar dan dinamika internasional untuk menjaga keamanan energi.”

 

Respons AS Terhadap Pengurangan Impor Minyak Rusia

 

Presiden AS Donald Trump mencabut tarif 25% atas barang-barang India yang sebelumnya berlaku karena pembelian minyak Rusia. Trump menyebut New Delhi berkomitmen menghentikan impor minyak Rusia. Selain itu, pejabat AS memantau situasi dan dapat merekomendasikan pemberlakuan kembali tarif jika India membeli minyak Rusia lagi.

 

India Tetap Pembeli Utama Minyak Rusia

 

India membeli minyak Rusia sejak invasi Ukraina pada 2022 untuk memanfaatkan harga diskon melalui jalur laut. Namun, sanksi negara-negara Barat membuat kilang-kilang India mengubah strategi pasokan.

Baca Juga :  Objek Wisata Kerinci: Selama Libur Lebaran Dikelola Pihak Ketiga

 

Nayara Energy Masih Mengandalkan Minyak Rusia

 

Nayara Energy masih membeli minyak Rusia karena pemasok lain mundur. Meski begitu, perusahaan itu tidak akan membeli minyak Rusia pada April karena kilangnya tutup untuk perawatan rutin.

Diversifikasi Pasokan Energi Global

Kilang-kilang India kini membeli minyak dari Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan. Bahkan, data perdagangan terbaru menunjukkan volume minyak Rusia yang masuk pada Desember mencapai level terendah dalam dua tahun terakhir.

Strategi India di Tengah Tekanan Global

India menyeimbangkan keamanan energi domestik dengan tuntutan geopolitik global, sementara itu, tetap menjaga hubungan ekonomi strategis dengan Amerika Serikat.

Berita Terkait

Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka
Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026
Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:00 WIB

Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Berita Terbaru