Tekan Stunting, Kampung KB Koto Baru Padang Optimalkan Program DASHAT

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat upaya menekan angka stunting melalui aksi nyata di tingkat kelurahan. Kampung KB Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, menggelar kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di ruang sekretariat setempat pada Selasa (31/3/2026).

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Lubuk Begalung, Rahman, menyebut kegiatan ini menyasar 15 keluarga yang memiliki bayi, balita, dan baduta. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dalam mengolah pangan lokal bergizi.

“Tujuan utamanya membekali ibu-ibu agar mampu mengoptimalkan pangan lokal yang bergizi. Kita ingin mencegah stunting melalui pola makan yang tepat,” ujar Rahman.

Baca Juga :  Seleksi Sekda Kota Padang: 1 Pelamar Gugur Tahap Awal

Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kota Padang, Silvi, menjelaskan DASHAT sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Ia juga menekankan pentingnya menjaga higienitas saat mengolah makanan.

“Cuci tangan sebelum mengolah makanan. Pisahkan bahan mentah dengan makanan matang,” kata Silvi.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya aturan makan atau feeding rules. Orang tua harus mengatur jadwal makan secara teratur dengan durasi maksimal 30 menit. Orang tua juga harus menjaga suasana hati anak agar anak tidak menolak makan.

Silvi juga menyoroti pentingnya stimulasi mengunyah pada anak. Ia menegaskan bahwa orang tua perlu melatih anak secara bertahap dengan tekstur makanan yang sesuai.

Baca Juga :  500 Kepala Sekolah Padang Sumatera Barat Dibekali AI

“Jika kemampuan mengunyah terlatih, porsi makan anak akan bertambah dengan sendirinya,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga. Salah satu peserta, Vinesha Rahma Putri dari Beringin Sakti, mengaku mendapat banyak pengetahuan baru terkait pengelolaan gizi anak.

“Edukasi ini sangat bermanfaat bagi kami para ibu,” ujarnya.

Peserta lain, Sofia Marye, juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Semoga kesehatan anak-anak kami terjaga dengan lebih baik,” katanya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Padang Genjot 8 Pasar Satelit Jadi Pusat Ekonomi Modern, Dua Sudah Berstandar SNI dan Tanah Kongsi Disiapkan Jadi Heritage Kuliner
Padang Jadi Magnet Investasi Awal 2026, Arus Modal Tembus Rp643 Miliar, Sektor Jasa Mendominasi
Dari Sampah Rumah Tangga Jadi Prestasi, Pasie Nan Tigo Sabet Padang Rancak Award 2026
Perempuan Padang Didorong Jadi Penggerak Digital dan Ketahanan Sosial Berbasis Komunitas
Padang Gencarkan Penataan PKL, Tantangan Ruang Usaha Makin Terbuka
Ribuan KTP Hilang Tiap Bulan, Warga Diminta Lebih Waspada
Padang Jadi Pilot Project Nasional Digitalisasi Bansos, Penyaluran Dijamin Tepat Sasaran
Fadly Amran Lepas 386 CJH Padang, Titip Doa untuk Kota Maju dan Sejahtera
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:00 WIB

Padang Genjot 8 Pasar Satelit Jadi Pusat Ekonomi Modern, Dua Sudah Berstandar SNI dan Tanah Kongsi Disiapkan Jadi Heritage Kuliner

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Padang Jadi Magnet Investasi Awal 2026, Arus Modal Tembus Rp643 Miliar, Sektor Jasa Mendominasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:00 WIB

Dari Sampah Rumah Tangga Jadi Prestasi, Pasie Nan Tigo Sabet Padang Rancak Award 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Perempuan Padang Didorong Jadi Penggerak Digital dan Ketahanan Sosial Berbasis Komunitas

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:08 WIB

Padang Gencarkan Penataan PKL, Tantangan Ruang Usaha Makin Terbuka

Berita Terbaru