Smelter Baru AMMAN Siap Olah 900 Ribu Ton Konsentrat Jadi Produk Bernilai Tinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) menuntaskan pembangunan smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pencapaian tersebut memperkuat posisi AMMAN sebagai perusahaan tambang yang kini mengelola rantai bisnis dari sektor hulu hingga hilir.

Selain meningkatkan kapasitas industri pengolahan mineral nasional, kehadiran smelter itu juga mendorong terciptanya nilai tambah di dalam negeri. AMMAN menargetkan fasilitas tersebut menjadi salah satu penggerak utama agenda hilirisasi sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar mineral global.

Smelter itu memiliki kapasitas pengolahan hingga 900.000 metrik ton konsentrat tembaga per tahun. Saat ini, perusahaan memasok bahan baku dari tambang Batu Hijau. Selanjutnya, AMMAN juga akan memanfaatkan produksi dari tambang Elang untuk memenuhi kebutuhan fasilitas tersebut.

PAC Menjadi Penanda Proyek Rampung

AMMAN mengukuhkan penyelesaian proyek melalui penandatanganan Completion and Project Acceptance Certificate (PAC) bersama China Nonferrous Metal Industry’s Foreign Engineering and Construction Co., Ltd. (NFC) di Beijing, China, pada 18 Juli 2026.

Penandatanganan itu menegaskan seluruh pekerjaan konstruksi, komisioning, serta penyelesaian daftar pekerjaan akhir telah memenuhi ruang lingkup kontrak.

Smelter tersebut memang telah beroperasi lebih dari satu tahun. Namun, PAC memastikan seluruh fasilitas berhasil memenuhi standar uji jaminan kinerja sehingga perusahaan kini dapat menjalankan operasi jangka panjang secara penuh.

Baca Juga :  Usai DPR Ketok Palu UU PPSK, BI Ungkap Langkah Besar yang Segera Dijalankan

Hasilkan Berbagai Produk Bernilai Tinggi

Presiden Direktur PT Amman Mineral Internasional Tbk., Arief Sidarto, mengatakan smelter berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) itu akan menghasilkan berbagai produk mineral bernilai tinggi.

Produk tersebut meliputi:

Katoda tembaga

Emas

Perak

Asam sulfat

Selenium

Menurut Arief, berbagai produk itu menjadi bahan baku penting bagi industri energi terbarukan, kendaraan listrik, teknologi digital, hingga manufaktur berteknologi tinggi yang membutuhkan pasokan mineral kritis.

Teknologi Modern Dorong Efisiensi Produksi

AMMAN melengkapi smelter tersebut dengan teknologi pengolahan terbaru dan sistem pengelolaan lingkungan berstandar internasional.

Melalui teknologi itu, perusahaan meningkatkan tingkat pemulihan logam, mengoptimalkan efisiensi energi, menjaga keandalan operasional, serta memperkuat pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

AMMAN Tegaskan Komitmen Perkuat Hilirisasi

Arief menilai keberhasilan pembangunan smelter lahir dari kolaborasi erat antara karyawan dan seluruh mitra perusahaan selama proses konstruksi hingga komisioning.

“Rampungnya proyek smelter ini merupakan pencapaian penting bagi AMMAN. Di baliknya terdapat kerja keras, ketangguhan, dan kolaborasi yang kuat dari seluruh karyawan serta para mitra kami dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses pembangunan dan komisioning. Beroperasinya smelter ini menegaskan komitmen kami untuk mendukung agenda hilirisasi nasional,” ujarnya.

Selanjutnya, Arief mendorong pemerintah terus memperkuat kebijakan yang mampu meningkatkan daya saing industri pengolahan mineral nasional. Menurutnya, langkah tersebut akan membantu Indonesia memaksimalkan manfaat hilirisasi di tengah dinamika ekonomi global.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Buka Rekrutmen 2026, Lulusan D3–S1 Berebut Posisi PATT, Ini Syarat Lengkapnya

NFC Nilai Kolaborasi Internasional Berhasil

Chairman NFC, Liu Yu, menyebut penyelesaian proyek tersebut mencerminkan keberhasilan kolaborasi internasional dalam membangun industri pengolahan mineral berskala besar.

Menurutnya, proyek itu membuktikan kemampuan berbagai pihak dalam menghadirkan fasilitas pengolahan mineral berteknologi tinggi dan bernilai tambah.

Kini AMMAN mengelola bisnis secara terintegrasi mulai dari pertambangan hingga pengolahan mineral. Perusahaan juga meyakini keberadaan smelter tersebut akan memperkuat ekosistem hilirisasi nasional sekaligus meningkatkan daya saing mineral Indonesia di pasar global.

FAQ

Berapa kapasitas smelter tembaga AMMAN?

Smelter AMMAN mampu mengolah hingga 900.000 metrik ton konsentrat tembaga per tahun.

Dari mana AMMAN memperoleh bahan baku?

Perusahaan mengambil konsentrat tembaga dari tambang Batu Hijau dan akan menambah pasokan dari tambang Elang.

Produk apa saja yang dihasilkan smelter?

Smelter menghasilkan katoda tembaga, emas, perak, asam sulfat, dan selenium.

Apa manfaat smelter bagi Indonesia?

Smelter meningkatkan nilai tambah mineral, memperkuat hilirisasi nasional, membuka peluang industri lanjutan, serta memasok bahan baku untuk sektor energi bersih, kendaraan listrik, dan teknologi tinggi.

Mengapa PAC penting?

PAC menegaskan seluruh konstruksi, komisioning, dan pengujian kinerja telah memenuhi kontrak sehingga AMMAN dapat mengoperasikan smelter dalam fase operasi jangka panjang.(Tim)

Berita Terkait

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang
22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya
Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya
Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka
Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru
HIPMI Sungai Penuh Bidik Peluang Ekonomi Baru, Ini Pesan Sekda Alpian
Helmi Hasan Soroti Kekompakan Bank Bengkulu, Dua Posisi Direksi Jadi Agenda RUPS
Mahyeldi Bidik 740 Ribu UMKM Sumatera Barat, Legalitas dan Modal Jadi Kunci Pengembangan Usaha
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:19 WIB

22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru

Berita Terbaru