Laba PT Freeport Indonesia Ambruk 38% di 2025, Penjualan Emas-Tembaga Tertekan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PT Freeport Indonesia mencatat penurunan kinerja sepanjang 2025. Perusahaan ini menghadapi tekanan dari turunnya penjualan emas dan tembaga.

Freeport membukukan laba bersih sebesar US$2,52 miliar. Nilainya setara Rp42,07 triliun. Angka ini turun 38,85% dari US$4,13 miliar pada 2024.

Freeport mencatat pendapatan sebesar US$8,62 miliar. Nilainya setara Rp143,9 triliun. Angka ini turun dari US$10,31 miliar pada tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Tambang Emas Martabe Tapsel Kembali Beroperasi Mei 2026

Penurunan terjadi pada dua komoditas utama. Pendapatan dari emas konsentrat turun menjadi US$1,81 miliar. Sebelumnya mencapai US$2,21 miliar.

Freeport mencatat penurunan pada emas olahan. Nilainya turun menjadi US$1,68 miliar. Sebelumnya mencapai US$2,02 miliar.

Baca Juga :  IHSG Bergerak Bervariasi, Saham Naik Tajam

Kinerja tembaga ikut tertekan. Penurunan ini memengaruhi total pendapatan perusahaan.

Kondisi ini mencerminkan tekanan di sektor tambang global. Harga komoditas berfluktuasi. Permintaan pasar juga berubah.

Freeport mengandalkan tambang Grasberg di Papua sebagai sumber utama produksi. Perusahaan kini berupaya menjaga kinerja di tengah tekanan pasar.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026
Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Berita Terbaru