JAMBI – Manajemen PT Bank Pembangunan Daerah Jambi akhirnya menjelaskan keresahan nasabah terkait saldo rekening yang berkurang. Bank menyebut proses pemeliharaan sistem internal memicu gangguan tersebut.
Nasabah Protes Perubahan Saldo
Sejumlah nasabah mengaku kaget saat melihat saldo rekening berubah. Mereka kemudian menyampaikan keluhan secara langsung ke kantor cabang. Kekhawatiran pun muncul, terutama di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang rutin menggunakan rekening untuk transaksi.
Karena itu, manajemen segera memberikan penjelasan kepada publik.
Bank Lakukan Maintenance Sistem
Dalam keterangan tertulis pada Minggu (22/2), manajemen menegaskan bahwa bank tengah melakukan pemeliharaan sistem internal. Bank mengambil langkah ini untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat keamanan transaksi.
“Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dan keamanan transaksi, Bank Jambi saat ini sedang melakukan pemeliharaan sistem internal (maintenance),” tulis manajemen.
Tim teknis kini terus menyinkronkan data agar sistem kembali berjalan normal.
Sejumlah Layanan Tidak Berfungsi
Proses maintenance membuat beberapa layanan utama tidak berfungsi. Nasabah tidak bisa menggunakan:
Mobile Banking Bank Jambi
ATM (Anjungan Tunai Mandiri)
CRM (Cash Recycling Machine) atau mesin setor tunai
Kondisi ini membuat sebagian nasabah kesulitan bertransaksi, terutama saat akhir pekan.
Bank Targetkan Sistem Segera Normal
Manajemen belum menentukan jadwal pasti pemulihan penuh. Namun, bank berjanji segera memberi informasi terbaru melalui saluran komunikasi resmi setelah tim teknis menyelesaikan sinkronisasi data.
Nasabah Datangi Kantor Cabang
Sebelumnya, puluhan nasabah mendatangi kantor cabang Bank Jambi di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Mereka meminta penjelasan langsung terkait perubahan saldo.
Aksi tersebut sempat memicu kekhawatiran publik. Setelah manajemen menyampaikan klarifikasi, situasi berangsur kondusif dan nasabah mulai memahami penyebab gangguan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









