Rupiah Tergelincir, Dolar AS Tembus Rp17.172 di Awal Perdagangan 20 April 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin pagi, 20 April 2026. Rupiah bergerak di level Rp17.172 per dolar AS, naik 0,19 persen atau bertambah 32 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.140.

Pergerakan kurs dalam satu hari menunjukkan fluktuasi di kisaran Rp17.130 hingga Rp17.180. Pasar bergerak aktif sejak sesi awal perdagangan dengan tekanan penguatan dolar AS yang masih berlanjut.

Baca Juga :  Restitusi Pajak Rp360 T Bikin Waswas, Menkeu Purbaya Curiga Ada Kebocoran

Sejumlah mata uang utama lainnya juga mencatat pergerakan beragam terhadap rupiah. Yen Jepang berada di posisi Rp108,39 dan melemah tipis 0,02 persen. Pound sterling Inggris justru menguat 0,29 persen ke level Rp23.183. Sementara dolar Australia naik 0,38 persen ke Rp12.287, sedangkan dolar Kanada melemah 0,07 persen ke Rp12.581.

Baca Juga :  Cuma Rp8 Ribu, Warga Kerinci Bisa Naik DAMRI

Pelaku pasar terus mencermati sentimen global, termasuk risiko geopolitik dan arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat. Tekanan terhadap rupiah muncul seiring penguatan dolar AS di pasar global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Proyeksi Ekonomi RI 2026 Dipangkas Dunia, Target Pemerintah Terancam Meleset?
Harga LPG 12 Kg dan BBM Nonsubsidi Naik Bersamaan, Warga Menjerit: Pengeluaran Makin Berat
Tips Investasi Aman ala OJK: Hindari Bodong, Kenali Risiko Sejak Awal
Kabar Baik PPPK, Bank Jateng Tawarkan KPR Bunga 5 Persen
12 Negara Ajukan Pinjaman ke IMF, Krisis Energi Picu Tekanan Ekonomi Global
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Bertahan di Rp17.130-an
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pemerintah Ungkap Penyebab
Bawang dan Cabai Ilegal Diselundupkan, Mentan Ungkap Dugaan Jaringan Mafia Pangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:00 WIB

Proyeksi Ekonomi RI 2026 Dipangkas Dunia, Target Pemerintah Terancam Meleset?

Rabu, 22 April 2026 - 14:00 WIB

Harga LPG 12 Kg dan BBM Nonsubsidi Naik Bersamaan, Warga Menjerit: Pengeluaran Makin Berat

Rabu, 22 April 2026 - 10:00 WIB

Tips Investasi Aman ala OJK: Hindari Bodong, Kenali Risiko Sejak Awal

Rabu, 22 April 2026 - 09:00 WIB

Kabar Baik PPPK, Bank Jateng Tawarkan KPR Bunga 5 Persen

Selasa, 21 April 2026 - 23:00 WIB

12 Negara Ajukan Pinjaman ke IMF, Krisis Energi Picu Tekanan Ekonomi Global

Berita Terbaru