HET Minyakita Diusulkan Naik, Pemerintah Mulai Kaji Ulang Harga

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah mengusulkan penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng Minyakita yang saat ini berada di level Rp15.700 per liter. Usulan ini muncul karena harga tersebut belum mengalami perubahan dalam waktu cukup lama.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah belum menetapkan kenaikan harga. Ia meminta kementerian dan lembaga terkait melakukan kajian terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.

“Minyakita memang sudah lama tidak ada penyesuaian. Mendag mengusulkan penyesuaian, tapi saya minta dihitung dulu oleh BPKP dan instansi terkait. Setelah itu baru kita rapat khusus,” ujar Zulkifli Hasan di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga :  Bapanas Temukan MinyaKita Dijual di Atas HET di Jambi

Zulhas juga memastikan pemerintah belum mengubah harga Minyakita di pasaran saat ini.

“Jadi belum ada perubahan harga,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan pemerintah mengkaji ulang HET karena harga Minyakita terakhir ditetapkan lebih dari tiga tahun lalu. Ia menilai penyesuaian perlu menyesuaikan kondisi biaya produksi dan distribusi saat ini.

Baca Juga :  Transformasi Ekonomi Sumbar 2027 Digenjot, Mahyeldi Fokus Tarik Investasi

“Sudah lebih dari tiga tahun di Rp15.700. Semua memang harus menyesuaikan,” kata Budi.

Meski demikian, Budi belum menyampaikan besaran kenaikan yang diusulkan. Pemerintah akan menghitung secara bersama sebelum memutuskan kebijakan final.

“Belum ada angka, nanti kita kaji dulu dan hitung bersama,” ujarnya.

Pemerintah memastikan pembahasan lanjutan akan berlangsung dalam rapat terbatas sebelum menetapkan keputusan akhir terkait HET Minyakita.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

DPW GAPEMBI Sumbar 2025–2030 Resmi Dilantik, Dukung MBG
DWP Sungai Penuh Gelar Parade Batik dan UMKM, Dorong Ekonomi Kreatif Daerah
Pelamar Manajer Kopdes dan KN Tembus 383 Ribu, Situs Sempat Down
Produksi Gula 2026 Surplus, Industri Masih Defisit, Pemerintah Dorong Swasembada
Bank Didorong Dukung Program Pemerintah, OJK Buka Suara
Bahlil Tegaskan LPG 3 Kg Tak Naik, Soroti Harga di Pangkalan
Setoran Pajak Anjlok, Pemerintah Perketat Restitusi Mulai 1 Mei 2026
Harga Bahan Baku Naik 100%, Industri Popok Terancam PHK Massal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 22:00 WIB

DPW GAPEMBI Sumbar 2025–2030 Resmi Dilantik, Dukung MBG

Jumat, 24 April 2026 - 20:00 WIB

HET Minyakita Diusulkan Naik, Pemerintah Mulai Kaji Ulang Harga

Jumat, 24 April 2026 - 16:45 WIB

DWP Sungai Penuh Gelar Parade Batik dan UMKM, Dorong Ekonomi Kreatif Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 19:00 WIB

Pelamar Manajer Kopdes dan KN Tembus 383 Ribu, Situs Sempat Down

Kamis, 23 April 2026 - 18:00 WIB

Produksi Gula 2026 Surplus, Industri Masih Defisit, Pemerintah Dorong Swasembada

Berita Terbaru

Oplus_0

Ekonomi

DPW GAPEMBI Sumbar 2025–2030 Resmi Dilantik, Dukung MBG

Jumat, 24 Apr 2026 - 22:00 WIB