Rekrutmen SPPI Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Pelamar, Link Pendaftaran Error

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Proses rekrutmen tenaga Sistem Pendukung Pengelolaan Infrastruktur (SPPI) pada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memicu keluhan dari masyarakat. Warga menilai panitia tidak menjalankan proses secara transparan dan justru mempersulit pelamar.

Sejumlah pendaftar mengaku kesulitan mengakses tautan pendaftaran. Masalah ini muncul saat mereka ingin melengkapi dokumen menjelang batas akhir pada 17 April 2026.

R. Putra Harefa, salah satu pelamar, mengatakan proses awal berjalan lancar. Ia berhasil mengunggah dokumen tanpa hambatan. Namun, sejak 10 April 2026, sistem pendaftaran tidak lagi bisa diakses.

Baca Juga :  Koperasi Naik Kelas, Agustus 2026 Pabrik CPO dan PLTS Pertama Siap Beroperasi, Ini Target Besarnya

“Awalnya lancar, tapi sejak 10 April link tidak bisa dibuka untuk upload dokumen tambahan,” kata Putra.

Putra bersama pelamar lain meminta perhatian Menteri Pertahanan RI. Mereka mendesak panitia membuka proses rekrutmen secara jelas dan tidak menutup akses informasi.

“Kami minta Menteri Pertahanan memerintahkan panitia agar proses ini transparan dan tidak membingungkan masyarakat,” ujarnya.

Tokoh masyarakat di Kepulauan Nias juga menyampaikan kritik serupa. Mereka menilai panitia belum membuka informasi rekrutmen secara luas. Kondisi ini membuat banyak calon peserta kesulitan mengikuti proses seleksi.

Baca Juga :  Lowongan GDPS 2026 Dibuka, Kesempatan Emas Jadi Customer Service dan Admin di Citilink

Masalah teknis pada sistem pendaftaran memperparah situasi. Warga menilai kendala tersebut merugikan pelamar, terutama mereka yang sangat membutuhkan pekerjaan.

Masyarakat berharap panitia memperbaiki sistem rekrutmen ke depan. Mereka menuntut prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan seleksi.

Selain itu, warga meminta panitia memprioritaskan putra-putri daerah. Langkah ini dinilai penting agar tenaga yang terpilih memahami kondisi desa dan mampu bekerja secara maksimal.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan
Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI
Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara
Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum
5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI
CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara

Jumat, 25 September 2026 - 07:44 WIB

Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum

Minggu, 20 September 2026 - 21:09 WIB

5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI

Berita Terbaru