Presiden Prabowo Undang Mantan Menlu

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Presiden Prabowo Undang Mantan Menlu Bahas Isu Geopolitik di Istana

Pertemuan Fokus pada Situasi Geopolitik

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan Menteri Luar Negeri ke Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/2). Mereka berkumpul untuk membahas situasi geopolitik global terkini.
Wakil Menteri Luar Negeri Armanatha Nasir menyampaikan bahwa pertemuan itu dihadiri mantan Menlu, wakil Menlu, akademisi, dan sejumlah think tank.
“Bapak Presiden hari ini menerima para Menlu, wakil Menlu, serta tokoh-tokoh think tank untuk berdiskusi,” ujar Armanatha.

Tokoh Diplomasi Hadir Lengkap

Pantauan wartawan menunjukkan bahwa Retno Marsudi, Menlu pada era Presiden Jokowi, hadir pertama. Tak lama kemudian, Marty Natalegawa, Menlu era Presiden SBY, datang ke Istana.
Marty mengaku belum mengetahui topik pembahasan secara rinci. Ia datang hanya untuk memenuhi undangan pada pukul 15.00 WIB.
Selanjutnya, beberapa akademisi dan pakar kebijakan luar negeri hadir, termasuk Ikrar Nusa Bakti, pendiri CSIS Jusuf Wannandi, peneliti senior CSIS Philips Vermonte, dan mantan Wakil Menlu sekaligus pendiri FPCI Dino Patti Djalal. Kehadiran mereka menambah perspektif yang beragam dalam diskusi.

Anggota DPR Ikut Turut Serta

Beberapa anggota Komisi I DPR juga hadir, antara lain Nurul Arifin, Sukamta, Dave Laksono, dan Farah Puteri Nahlia. Kehadiran mereka memperkaya pembahasan dari sisi politik domestik.

Lanjutan Dialog Politik dan Diplomasi

Pertemuan itu berlangsung sehari setelah Presiden Prabowo menerima pimpinan ormas Islam di Istana pada Selasa (3/2). Para peserta membahas keputusan Indonesia bergabung dengan Dewan Kedamaian (Board of Peace) yang digagas mantan Presiden AS Donald Trump.
Presiden Prabowo memanfaatkan pertemuan ini untuk menyelaraskan kebijakan luar negeri Indonesia dengan dinamika internasional.
Baca Juga :  Indonesia Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Berita Terkait

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah
Dokumen Dugaan TPPU Jadi Temuan Penting saat Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah
Gelombang Pensiun Komjen Polri Dimulai, Karyoto dan Fadil Imran Masuk Daftar, Wakapolri Jadi Sorotan
MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Sudaryono Langsung Tegaskan BGN Siap Ikuti Keputusan Negara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

SK 196 CPNS Sungai Penuh Rampung, Kapan Diserahkan?

Sabtu, 22 Agu 2026 - 19:19 WIB