Pakar: Geopolitik Memanas, Presiden Perlu Evaluasi Kinerja Menteri

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Situasi geopolitik global terus memanas. Kondisi ini mendorong evaluasi kinerja para menteri di kabinet.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, menilai para menteri harus bekerja lebih dari tugas rutin. Ia menekankan pentingnya kemampuan menyelesaikan masalah secara sistematis.

Menurut dia, konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, Iran, serta kawasan Teluk memengaruhi stabilitas global.

Baca Juga :  Capai Kesepakatan dengan Iran, Kapal Tanker Thailand Kini Bisa Lintasi Selat Hormuz

“Para menteri perlu menghadirkan terobosan. Mereka tidak bisa hanya menunggu arahan,” kata Jamiluddin, Selasa (31/3/2026).

Ia menilai setiap menteri harus mampu membaca situasi. Menteri perlu menganalisis masalah dan menyiapkan solusi.

Selain itu, menteri harus mampu memprediksi potensi krisis. Kemampuan ini penting dalam kondisi global saat ini.

Baca Juga :  Prabowo Marah Laporan Palsu: Jangan Main-main!

Jamiluddin melihat sebagian menteri masih bergantung pada arahan presiden. Kondisi ini berpotensi menghambat kinerja pemerintah.

Karena itu, ia menyarankan Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi kabinet.

Ia juga mengusulkan pergantian menteri yang tidak menunjukkan kinerja optimal. Menurutnya, menteri yang tidak responsif dapat menjadi beban.

“Pemerintah membutuhkan menteri yang mampu menyelesaikan masalah dan bergerak cepat,” ujarnya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Muscab PKB Kerinci, 5 Nama Calon Ketua Diajukan ke DPP
PPP Jambi Panaskan Mesin Politik, Muscab Serentak Jadi Modal Pemilu 2029
Generasi Muda Menjauh, Demokrasi Jambi Tergelincir ke Peringkat 26 Nasional
PAW Pimpinan DPRD Tertahan, Sengketa Golkar Jadi Penghalang ke Kemendagri
Demokrat Respons Usulan Ambang Batas Parlemen 7 Persen 
Golkar Soal Ambang Batas Parlemen: Tak Perlu 7 Persen 
Dony Ahmad Munir Resmi Gabung Gerindra
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 79,9%
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:00 WIB

Pakar: Geopolitik Memanas, Presiden Perlu Evaluasi Kinerja Menteri

Kamis, 2 April 2026 - 14:20 WIB

Muscab PKB Kerinci, 5 Nama Calon Ketua Diajukan ke DPP

Rabu, 1 April 2026 - 21:00 WIB

PPP Jambi Panaskan Mesin Politik, Muscab Serentak Jadi Modal Pemilu 2029

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:00 WIB

Generasi Muda Menjauh, Demokrasi Jambi Tergelincir ke Peringkat 26 Nasional

Senin, 23 Maret 2026 - 09:00 WIB

PAW Pimpinan DPRD Tertahan, Sengketa Golkar Jadi Penghalang ke Kemendagri

Berita Terbaru

Oplus_0

Nasional

Gaji ke-13 ASN Cair Mulai Juni 2026, Tanpa Potongan

Jumat, 3 Apr 2026 - 18:00 WIB