JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto memperingatkan pihak tertentu agar menghentikan praktik laporan palsu. Dengan demikian, semua laporan yang masuk ke dirinya harus jujur dan akurat.
“Jangan main-main lagi dengan saya, laporan palsu. Laporan yang menyenangkan atau akal-akalan. Saya beri peringatan keras ini,” kata Prabowo.
Di sisi lain, Prabowo menyebut kinerja Danantara menunjukkan hasil positif. Return on assets (RoA) perusahaan naik 300%. Namun, capaian itu masih jauh dari target ideal 10-12%.
Dengan demikian, meski RoA hanya 5%, Danantara harus mengembalikan imbal hasil ke negara sekitar US$50 miliar atau Rp800 triliun.
Prabowo menegaskan pimpinan perusahaan harus menjaga integritas dan fokus pada hasil nyata.
Oleh karena itu, ia yakin Danantara bisa mencapai target jangka panjang dengan strategi manajemen yang tepat.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









