Mahkamah Partai Golkar Proses Sengketa PAW Pimpinan DPRD

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULU – Sengketa internal terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu memasuki babak baru. Mahkamah Partai Golkar menerima dan memproses permohonan perselisihan internal yang berkaitan dengan pembatalan surat persetujuan PAW pimpinan DPRD.

Mahkam Partai Golkar menyampaikan keputusan tersebut melalui surat Nomor: B-10/MP-GOLKAR/II/2026 tertanggal 20 Februari 2026. Mahk mengirim surat itu kepada pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu.

Permohonan Sengketa Diregistrasi

Kepaniteraan Mahkamah Partai Golkar menerima permohonan sengketa internal dari Sumardi melalui kuasa hukumnya pada 2 Februari 2026.

Selanjutnya, kepaniteraan Mahkamah Partai Golkar mencatat dan meregistrasi permohonan tersebut pada 10 Februari 2026 dengan Nomor Perkara 08/PI-GOLKAR/II/2026.

Permohonan itu mempersoalkan surat yang dikeluarkan oleh DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu terkait persetujuan Pergantian Antar Waktu pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu untuk sisa masa jabatan 2025–2029.

Baca Juga :  Direktur Baru Dilantik, Pesantren Pancasila Bengkulu Siap Bangkit dan Berkembang

Surat DPD Golkar Jadi Objek Sengketa

Dalam permohonan tersebut, Sumardi menggugat dua surat dari DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu.

Pertama, Surat Nomor B-793/DPD/GOLKAR/X/2025 tertanggal 4 Oktober 2025. Surat ini memuat persetujuan PAW pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu periode 2025–2029.

Kedua, Surat Nomor B-124/DPD/GOL-BKL/X/2025 tertanggal 13 Oktober 2025. Surat ini memuat persetujuan PAW Ketua DPRD Provinsi Bengkulu untuk sisa masa jabatan yang sama.

Karena itu, Sumardi menjadikan kedua surat tersebut sebagai objek sengketa dalam mekanisme penyelesaian konflik internal partai.

Mengacu Aturan Internal Partai

Mahkamah Partai Golkar merujuk sejumlah regulasi internal partai dalam proses pemeriksaan perkara ini. Salah satunya keputusan Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional XI Partai Golkar yang mengatur perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Baca Juga :  Warga Khawatir Jalan Depan Rumdis Wawako Sungai Penuh Rusak

Selain itu, Mahkamah Partai Golkar menggunakan Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor Skep-66/DPP/GOLKAR/II/2025 sebagai dasar hukum. Surat keputusan tersebut menetapkan susunan dan personalia hakim Mahkamah Partai Golkar periode 2024–2029.

Proses Sengketa Berlanjut

Mahkamah Partai Golkar juga mempertimbangkan surat dari Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum. Surat tersebut memuat penerimaan penyampaian susunan majelis hakim Mahkamah Partai Golkar periode 2024–2029.

Selain itu, Mahkamah Partai Golkar menindaklanjuti surat dari DPRD Provinsi Bengkulu yang meminta penjelasan mengenai penyelesaian sengketa internal partai.

Ketua Mahkamah Partai Golkar, Frederik Latumahina, menandatangani surat penjelasan tersebut.

Kini Mahkamah Partai Golkar melanjutkan proses penyelesaian sengketa internal Partai Golkar terkait PAW pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu melalui tahapan persidangan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mulai Berlaku di NTT, Kendaraan Mati Pajak Tak Lagi Bebas Isi BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Pengawasan
39 Pemda Kewalahan Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Siapkan Bantuan Lewat TKD
Pemkab Dharmasraya Gandeng NU Hadapi Era Efisiensi, Ini Empat Fokus Program untuk Warga
Sekda Alpian Ungkap Kunci Pembangunan Sungai Penuh, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Baru
Tak Lagi Jauh ke Disdukcapil, Rico Waas Ubah Arah Layanan e-KTP, Warga Lega
CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern
Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02%, Mahyeldi Soroti Pengangguran dan Inflasi
Delapan Ketua TP-PKK Kecamatan di Padang Dilantik, Dian Fadly Amran Minta Gerak Cepat
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:00 WIB

Mulai Berlaku di NTT, Kendaraan Mati Pajak Tak Lagi Bebas Isi BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Pengawasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

39 Pemda Kewalahan Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Siapkan Bantuan Lewat TKD

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemkab Dharmasraya Gandeng NU Hadapi Era Efisiensi, Ini Empat Fokus Program untuk Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 13:00 WIB

Sekda Alpian Ungkap Kunci Pembangunan Sungai Penuh, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Baru

Senin, 1 Juni 2026 - 17:00 WIB

Tak Lagi Jauh ke Disdukcapil, Rico Waas Ubah Arah Layanan e-KTP, Warga Lega

Berita Terbaru