Warga Khawatir Jalan Depan Rumdis Wawako Sungai Penuh Rusak

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Sungai Penuh – Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur di Kota Sungai Penuh, warga menyoroti kondisi jalan di depan Gedung Nasional, tepat di kawasan rumah dinas Wakil Wali Kota. Meski pembangunan lain terus berjalan, batu andesit di ruas jalan itu bergelombang dan beberapa batunya sudah lepas.

Perbaikan Dua Kali Tidak Mengubah Kondisi

Pemerintah sudah memperbaiki jalan ini dua kali. Namun demikian, permukaan jalan masih tidak rata dan warga menilai kondisinya semakin memburuk. Arus lalu lintas yang padat membuat jalan ini berisiko bagi pengendara.
“Setiap hari kami melewati jalan ini. Sekarang jalannya semakin parah. Banyak batu yang lepas dan bergelombang. Sangat berbahaya bagi pengendara,” ujar seorang warga yang ditemui di lokasi.
Warga Mendesak Perbaikan Segera
Oleh karena itu, warga meminta pemerintah segera memperbaiki jalan sebelum kondisinya memburuk lebih parah. Mereka menekankan, pemerintah harus memprioritaskan jalan di kawasan strategis untuk menjamin keselamatan publik.
Selain itu, masyarakat meminta DPRD Kota Sungai Penuh mengawasi kualitas pembangunan infrastruktur secara ketat. “Masalah ini jangan dibiarkan berlarut-larut. Keselamatan masyarakat harus didahulukan,” tambah warga tersebut.

Jalan Bergelombang Mengancam Keselamatan

Di sisi lain, wartawan mencatat beberapa titik jalan bergelombang tajam. Celah antar batu membuat kendaraan, terutama sepeda motor, mudah kehilangan keseimbangan.

LSM Mendorong Respons Cepat Pemerintah

Ketua Umum LSM Petisi Sakti, Indra Wirawan, S.Pd., menekankan pemerintah tidak boleh menunggu sorotan publik untuk memperbaiki infrastruktur dasar seperti jalan.
“Pemerintah harus lebih peka. Jalan rusak, terutama di area strategis, tidak boleh dibiarkan lama. Kritik warga membantu memastikan pembangunan tepat sasaran,” tegasnya.
Lebih lanjut, Indra menekankan pemerintah harus merespons keluhan warga secara cepat dan transparan.
“Jika pemerintah segera memperbaiki jalan dan menginformasikan langkahnya, masyarakat pasti menghargai. Ini soal keselamatan dan kenyamanan bersama, bukan lokasi pejabat,” tambahnya.

Pemerintah Belum Memberi Pernyataan

Hingga saat ini, pemerintah belum menyampaikan rencana perbaikan jalan tersebut.
Baca Juga :  Gubernur Bengkulu Dukung Pesta Pembangunan GKPS: Toleransi Antar Umat Beragama

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Mulai Berlaku di NTT, Kendaraan Mati Pajak Tak Lagi Bebas Isi BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Pengawasan
Kabar Gembira, Pemdes Srimenanti Sungai Penuh Gulirkan Beasiswa Siswa SD, Orang Tua Segera Siapkan Berkas Sebelum 3 Juli
Gaji ke-13, TPP hingga Dana Desa Masih Dinanti, Apa yang Terjadi di Sungai Penuh?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00 WIB

Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:34 WIB

Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah

Berita Terbaru