Ketika Kota Jadi Tempat Mencari Harapan dan Tantangan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Urbanisasi menjadi tantangan besar bagi Indonesia dalam beberapa dekade ke depan. Saat ini, masyarakat desa terus berpindah ke kota. Ke depan, tren ini akan semakin meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyebut sekitar 70 persen masyarakat global, termasuk Indonesia, akan tinggal dan bekerja di kawasan perkotaan. Menurutnya, urbanisasi tidak bisa dihentikan. Namun, pemerintah harus mengelola dampaknya secara terencana.

Ia menyampaikan pernyataan itu dalam Rapat Koordinasi Ruang Terbuka Hijau di Tebet Eco Park, Jumat (13/2/2026).

Tren Urbanisasi Terus Meningkat

Pada dasarnya, peluang ekonomi lebih banyak tersedia di kota. Kota juga menyediakan fasilitas pendidikan dan layanan publik yang lebih lengkap.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Tekan DJP Kejar Target Pajak 2026

Akibatnya, banyak masyarakat memilih pindah ke kota. Mereka mencari pekerjaan, pendidikan, dan layanan kesehatan yang lebih baik.

Karena itu, pemerintah harus menyiapkan tata ruang, transportasi, dan layanan dasar secara matang.

Tekanan Infrastruktur Perkotaan Semakin Besar

Di sisi lain, perpindahan penduduk menekan kapasitas infrastruktur kota. Kota menghadapi tantangan penyediaan air bersih. Pemerintah juga harus meningkatkan sistem drainase. Selain itu, kapasitas jalan semakin terbatas.

Jika pemerintah tidak mengantisipasi kondisi ini, kepadatan penduduk akan meningkat. Kemacetan lalu lintas juga akan semakin parah.

Dampak Sosial dan Kesehatan Mental Masyarakat Kota

Selain persoalan fisik, kehidupan kota memunculkan tekanan sosial. Persaingan kerja semakin ketat. Biaya hidup juga terus meningkat.

Akibatnya, masyarakat menghadapi risiko stres yang lebih tinggi. Bahkan, isu kesehatan mental kini menjadi perhatian serius di kawasan perkotaan.

Baca Juga :  Pemko Padang Terapkan Skema 75:25 Bantuan Perbaikan Rumah

Ancaman Perubahan Iklim Semakin Nyata

Lebih lanjut, masyarakat sudah merasakan dampak perubahan iklim. Kekeringan dapat memicu krisis pangan. Sementara itu, banjir besar dapat menimbulkan korban jiwa dan merusak infrastruktur.

Oleh sebab itu, pemerintah harus menekan emisi karbon. Pemerintah juga harus mempercepat program elektrifikasi.

Ruang Publik dan Ruang Terbuka Hijau Jadi Solusi

Di tengah tantangan tersebut, masyarakat membutuhkan lebih banyak ruang publik. Ruang terbuka hijau membantu memperbaiki kualitas udara. Area ini juga membantu menurunkan suhu kota.

Selain itu, ruang publik menyediakan tempat interaksi sosial. Pada akhirnya, pemerintah harus membangun kota yang mendukung kesehatan fisik dan mental generasi mendatang.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap
Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot
Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar
PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya
Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya
Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:00 WIB

Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00 WIB

PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:00 WIB

Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang

Berita Terbaru