Investor Asing Net Sell, Tapi Borong Saham Big Caps Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Investor asing mencatat aksi jual bersih di pasar saham Indonesia pada sesi pertama perdagangan Kamis (5/3/2026). Namun demikian, di tengah tekanan jual tersebut, investor global justru mulai mengoleksi sejumlah saham unggulan.

Berdasarkan data transaksi intraday, investor asing mencatat pembelian saham sekitar Rp2,9 triliun. Sementara itu, investor asing menjual saham senilai Rp3,1 triliun. Dengan demikian, investor asing mencatat net sell sekitar Rp244,7 miliar pada sesi pertama perdagangan.

Menariknya, tekanan jual paling besar muncul pada saham sektor energi dan komoditas.

Investor asing melepas saham PT Bumi Resources Tbk dengan nilai jual bersih sekitar Rp61,9 miliar. Selain itu, investor asing juga menjual saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk sebesar Rp47,6 miliar serta PT Petrosea Tbk sekitar Rp43,2 miliar.

Baca Juga :  IHSG Anjlok 1,24% ke 7.448, Tekanan Rupiah dan Sentimen Global Picu Aksi Jual

Selanjutnya, investor asing juga melepas saham PT Medco Energi Internasional Tbk senilai Rp33,6 miliar dan saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk sekitar Rp29,6 miliar.

Tidak hanya itu, investor asing juga menjual saham tambang logam seperti PT Timah Tbk dan PT Vale Indonesia Tbk.

Di sisi lain, investor asing mulai mengakumulasi sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Investor asing membeli saham PT Astra International Tbk dengan nilai sekitar Rp43,7 miliar. Selain itu, investor asing juga mengoleksi saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sekitar Rp40,9 miliar.

Baca Juga :  Indonesia–AS Bentuk Dewan Perdagangan dan Investasi

Kemudian, investor asing turut membeli saham PT United Tractors Tbk dengan nilai sekitar Rp38,3 miliar.

Sementara itu, investor asing mencatat pembelian terbesar pada saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk dengan nilai transaksi sekitar Rp61,5 miliar.

Dengan demikian, pergerakan ini menunjukkan bahwa investor asing tetap selektif dalam memilih saham. Selain itu, investor global juga cenderung mengoleksi saham berkapitalisasi besar yang memiliki fundamental kuat di tengah volatilitas pasar saham domestik.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kantongi HAKI, PT Tren Gen Horizon Mantapkan Langkah di Industri Iklan Digital
GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar
Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal
Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia
Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
Job Fair Jakarta Utara 2026 Dibuka, Puluhan Perusahaan Cari Karyawan Baru dari Berbagai Bidang
AirAsia Siapkan Maskapai Baru, Siap Ekspansi Besar di Tengah Tekanan Harga Minyak
Kabar Baik untuk Tukang Ojek dan Sopir Angkot, 6,7 Juta Pekerja Rentan Kini Dapat BPJS Gratis
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:47 WIB

Kantongi HAKI, PT Tren Gen Horizon Mantapkan Langkah di Industri Iklan Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 04:00 WIB

GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:00 WIB

Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Berita Terbaru

Oplus_0

Uncategorized

Jangan Lewatkan! Tambah Daya PLN Kini Lebih Hemat Hingga 50 Persen

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:00 WIB