Indonesia–AS Bentuk Dewan Perdagangan dan Investasi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat tidak hanya menyepakati skema tarif dalam perjanjian dagang terbaru. Selain itu, kedua negara membentuk lembaga baru bernama Dewan Perdagangan dan Investasi atau Council of Trade and Investment.

Dokumen Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance memuat kesepakatan tersebut. Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani dokumen itu. Langkah ini memperkuat struktur kerja sama ekonomi kedua negara.

Dewan Jadi Forum Ekonomi Strategis

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa dewan ini memegang peran penting dalam pelaksanaan perjanjian. Ia menyebut dewan tersebut sebagai forum ekonomi resmi Indonesia dan Amerika Serikat.

Baca Juga :  Holding Asuransi BUMN Dipangkas Jadi Tiga, Jasindo Siap Ikuti

“Dewan ini menjadi forum ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat,” ujar Airlangga dalam konferensi pers daring, Jumat (20/2/2026). Karena itu, pemerintah menargetkan komunikasi ekonomi yang lebih cepat dan terarah.

Fokus pada Investasi dan Perdagangan

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan membahas seluruh persoalan investasi dan perdagangan melalui forum tersebut. Kedua negara dapat menyampaikan keberatan, usulan, maupun evaluasi secara langsung.

Jika kenaikan tarif melonjak terlalu tinggi, kedua pihak dapat membicarakannya lebih dahulu dalam dewan. Jika suatu kebijakan berpotensi mengganggu neraca perdagangan, kedua negara juga dapat segera mengagendakan pembahasan. Dengan mekanisme ini, pemerintah ingin mencegah konflik dagang sejak awal.

Baca Juga :  Amerika Serikat Mulai Refund Tarif Impor Rp2.900 Triliun

Perkuat Rantai Pasok dan Hormati Kedaulatan

Airlangga menekankan bahwa perjanjian ini bertujuan mendorong kemakmuran ekonomi bersama. Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat ingin memperkuat rantai pasok serta menjaga stabilitas hubungan dagang jangka panjang.

Ia kembali menegaskan bahwa kedua negara tetap menghormati kedaulatan masing-masing. Prinsip tersebut menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan perjanjian.

Mekanisme Pengelolaan Hubungan Dagang

Pembentukan Dewan Perdagangan dan Investasi memberi Indonesia dan Amerika Serikat wadah tetap untuk mengelola dinamika ekonomi. Melalui forum ini, kedua negara dapat menjaga hubungan dagang tetap stabil, transparan, dan berkelanjutan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif
Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas
Promo Shopee 19 Juni 2026 Meledak Hari Ini, Adidas Gelar Diskon Terakhir dan Flash Sale Malam Siap Diserbu
Promo Shopee VIP Day Hari Ini 15 Juni 2026, Diskon hingga Rp1,5 Juta dan Gratis Ongkir Jadi Buruan
Harga Emas Antam Tak Bergerak di Rp2,711 Juta per Gram, Momentum Beli atau Tunggu?
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00 WIB

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00 WIB

Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen

Senin, 22 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas

Berita Terbaru