Harga BBM Resmi Naik 4 Mei 2026, Ini Daftar Lengkap di Semua SPBU

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Seluruh penyedia bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia resmi menaikkan harga BBM non-subsidi mulai 4 Mei 2026. Kenaikan ini berlaku di SPBU milik PT Pertamina (Persero), serta operator swasta seperti BP-AKR dan Vivo Energy Indonesia.

Kenaikan harga terutama menyasar BBM jenis diesel dan bahan bakar beroktan tinggi. Sementara itu, beberapa jenis BBM seperti RON 92 dan BBM subsidi tidak mengalami perubahan harga.

Harga BBM Swasta Ikut Terkerek

SPBU swasta langsung menyesuaikan harga jual produk mereka. Di jaringan SPBU Vivo, harga Diesel Primus naik menjadi Rp30.890 per liter. Namun, Revvo 92 tetap bertahan di Rp12.390 per liter.

Kondisi serupa terlihat di SPBU BP. Produk BP 92 dijual Rp12.390 per liter. Sementara itu, BP Ultimate Diesel naik ke Rp30.890 per liter.

Kenaikan ini menunjukkan tren seragam di antara operator swasta, terutama untuk BBM diesel yang mengalami lonjakan cukup signifikan.

Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi

PT Pertamina (Persero) juga menyesuaikan harga sejumlah produk BBM non-subsidi. Pertamax Turbo (RON 98) naik menjadi Rp19.900 per liter dari sebelumnya Rp19.400 per liter.

Baca Juga :  Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 26 Juni 2026, Simak Tarif Pertamax hingga Dexlite

Dexlite mengalami kenaikan cukup tajam dari Rp23.600 menjadi Rp26.000 per liter. Pertamina Dex juga melonjak dari Rp23.900 menjadi Rp27.900 per liter.

Meski demikian, Pertamina tetap mempertahankan harga beberapa produk. Pertamax (RON 92), Pertamax Green 95, Pertalite (RON 90), serta Solar subsidi tidak mengalami perubahan.

Daftar Harga BBM Terbaru per 4 Mei 2026

Berikut rincian harga BBM di seluruh SPBU di Indonesia:

BBM Pertamina:

1. Pertalite: Rp10.000 per liter

2. Pertamax: Rp12.300 per liter

3. Pertamax Green: Rp12.900 per liter

4. Pertamax Turbo: Rp19.900 per liter

5. Dexlite: Rp26.000 per liter

6. Pertamina Dex: Rp27.900 per liter

7. BBM BP-AKR:

8. BP 92: Rp12.390 per liter

9. BP Ultimate Diesel: Rp30.890 per liter

BBM Vivo:

10. Revvo 92: Rp12.390 per liter

11. Diesel Primus: Rp30.890 per liter

Baca Juga :  Selat Hormuz Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Tertekan dan Pasar Bersiap Hadapi Perubahan Besar

BBM Subsidi Masih Stabil

Pemerintah dan badan usaha memutuskan untuk tidak mengubah harga BBM subsidi. Pertalite tetap berada di Rp10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi juga tidak mengalami kenaikan.

Langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global dan fluktuasi harga energi.

Kenaikan Dipicu Faktor Global

Penyesuaian harga BBM biasanya mengikuti pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Ketika harga minyak global naik, operator SPBU menyesuaikan harga agar tetap menjaga margin usaha.

Selain itu, kenaikan ini juga mencerminkan dinamika pasar energi internasional yang masih bergejolak sepanjang 2026.

Masyarakat Diminta Bijak Konsumsi BBM

Dengan kenaikan harga ini, masyarakat perlu mengatur konsumsi bahan bakar secara lebih efisien. Penggunaan BBM berkualitas tinggi tetap penting untuk menjaga performa kendaraan, namun efisiensi berkendara juga bisa menekan pengeluaran.

Kenaikan harga BBM non-subsidi ini diperkirakan akan berdampak pada biaya transportasi dan logistik dalam waktu dekat.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler
Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri
Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan
Ojol Bisa Punya Motor Listrik Tanpa DP, Bunga Cicilan Ikut Dipangkas Prabowo
Sawit Tua Mulai Ditebang, Harapan Baru Petani Dharmasraya Tumbuh dari PSR Tahap III
Industri Alas Kaki Indonesia Melaju 11,3 Persen, Ekspansi Besar Menanti di Semester II 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:58 WIB

PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan

Berita Terbaru