Harga Solar Naik, Mobil Bekas Diesel Mulai Terkoreksi di Pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar non-subsidi mulai menekan pasar mobil bekas bermesin diesel. Sejumlah pedagang di berbagai diler mengaku sudah menyesuaikan harga jual, meski koreksinya masih terbatas.

Daniel Libianto, pemilik diler mobil bekas Victory 88 Autocar, mengatakan pelaku usaha kini berhati-hati menyikapi dampak kenaikan harga solar. Para pedagang, kata dia, masih memantau pergerakan pasar sebelum mengambil keputusan besar.

“Pedagang sekarang banyak yang melihat dulu perkembangan harga mobil diesel karena efek kenaikan solar. Pasti ada koreksi harga,” kata Daniel, Senin (20/4/2026).

Daniel menjelaskan, penurunan harga mobil diesel bekas sebenarnya sudah mulai terlihat sejak harga BBM naik. Namun, penurunan tersebut belum signifikan.

Baca Juga :  BYD Sealion 05 DM-i Masuk Dealer, SUV Hybrid Ini Dijual Mulai Rp237 Jutaan

“Saat ini memang sudah mulai turun, tapi belum besar. Saya belum tahu apakah nanti akan terus turun atau stabil,” ujarnya.

Ia menyebut rata-rata harga mobil diesel bekas turun sekitar 5 persen. Meski begitu, ia menilai tren ke depan masih sulit diprediksi karena pasar masih menyesuaikan diri.

Menurut Daniel, banyak pedagang memilih menahan pembelian stok mobil diesel untuk sementara waktu. Mereka menunggu kondisi pasar lebih stabil sebelum kembali agresif bertransaksi.

“Banyak pedagang sekarang menahan pembelian mobil diesel,” katanya.

Sementara itu, Andi, pemilik showroom Jordy Motor di MGK Kemayoran, Jakarta Pusat, menyebut penyesuaian harga sudah mulai terjadi di tingkat dealer.

Baca Juga :  Motor Listrik Ojol Korea Selatan 6 kW Ini Tembus 100 Km

“Pedagang sudah mulai koreksi harga beli. Tapi dampaknya belum terlalu terlihat sekarang, mungkin satu atau dua minggu ke depan baru lebih jelas,” ujar Andi.

Andi menambahkan, pasar masih menunggu kejelasan kebijakan pemerintah, termasuk soal penggunaan barcode untuk BBM subsidi jenis biosolar.

“Masih menunggu respons pemerintah. Selama masih ada akses biosolar dengan barcode, dampaknya belum sepenuhnya terasa,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, pasar mobil bekas diesel diperkirakan masih bergerak dinamis dalam beberapa waktu ke depan. Perubahan harga BBM dan daya beli konsumen akan menjadi faktor utama yang menentukan arah pasar.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Krisis Aluminium Hantam Jepang, Produksi Toyota Cs Terancam Lumpuh
Harga Bekas BYD M6 Masih Tinggi, Turun Tipis dari Rp 300 Jutaan
Harga Jaecoo J5 EV Naik April 2026, Kini Tembus Rp 300 Jutaan
Yamaha Fascino 125 Meluncur, Skutik Retro Stylish Harga Mulai Rp 14 Jutaan
Delhi Larang Motor Bensin Mulai 2028, Hanya Motor Listrik yang Boleh Dijual
Penjualan Mobil PHEV Anjlok, Ini Penyebabnya
Geely Bangkitkan Volga, Legenda Uni Soviet Kini Dirakit di Pabrik Volkswagen
Honda Buka Pemesanan Super One “Brio Listrik” Mulai 16 April 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:00 WIB

Harga Solar Naik, Mobil Bekas Diesel Mulai Terkoreksi di Pasar

Kamis, 23 April 2026 - 07:00 WIB

Krisis Aluminium Hantam Jepang, Produksi Toyota Cs Terancam Lumpuh

Rabu, 22 April 2026 - 18:00 WIB

Harga Bekas BYD M6 Masih Tinggi, Turun Tipis dari Rp 300 Jutaan

Selasa, 21 April 2026 - 15:00 WIB

Harga Jaecoo J5 EV Naik April 2026, Kini Tembus Rp 300 Jutaan

Selasa, 21 April 2026 - 14:00 WIB

Yamaha Fascino 125 Meluncur, Skutik Retro Stylish Harga Mulai Rp 14 Jutaan

Berita Terbaru