Harga BBM 3 Mei 2026 Masih Stabil, Warga Bisa Bernapas Lega di Tengah Tekanan Harga Energi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina pada 3 Mei 2026 masih bertahan. Perusahaan belum menaikkan harga BBM nonsubsidi di awal bulan ini. Kondisi ini memberi ruang bagi masyarakat untuk bernapas di tengah tekanan harga energi global.

Pemerintah dan Pertamina tetap mempertahankan harga sejak penyesuaian terakhir pada April 2026. Kebijakan tersebut langsung menjaga stabilitas biaya transportasi dan logistik di berbagai daerah, termasuk Sumatera.

Harga BBM Tidak Berubah di Awal Mei

Pertamina memastikan harga BBM per 3 Mei 2026 tetap sama seperti akhir April. Perusahaan belum mengambil langkah penyesuaian baru meski harga minyak dunia bergerak fluktuatif.

Berikut daftar harga BBM yang berlaku secara umum:

1. Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter

2. Solar subsidi: Rp 6.800 per liter

3. Pertamax (RON 92): kisaran Rp 12.300 – Rp 12.900 per liter

4. Pertamax Green 95: sekitar Rp 12.900 per liter

Baca Juga :  Harga BBM 13 Mei 2026 Stabil, Pertalite Tetap Jadi yang Paling Murah di SPBU

5. Pertamax Turbo (RON 98): kisaran Rp 19.400 – Rp 20.250 per liter

6. Dexlite: kisaran Rp 23.600 – Rp 24.650 per liter

7. Pertamina Dex: kisaran Rp 23.900 – Rp 24.950 per liter

Harga tersebut dapat berbeda di setiap wilayah karena faktor pajak daerah dan biaya distribusi.

Harga BBM di Sumatera, Termasuk Jambi

Wilayah Sumatera menunjukkan angka yang relatif stabil. Masyarakat di Jambi masih membeli BBM dengan harga berikut:

Pertalite: Rp 10.000 per liter

Pertamax: sekitar Rp 12.600 per liter

Pertamax Turbo: sekitar Rp 19.850 per liter

Dexlite: sekitar Rp 24.150 per liter

Pertamina Dex: sekitar Rp 24.450 per liter

Solar subsidi: Rp 6.800 per liter

Stabilitas harga ini membantu aktivitas harian masyarakat dan pelaku usaha. Sektor transportasi dan distribusi barang tetap berjalan tanpa lonjakan biaya tambahan.

Dampak ke Masyarakat dan Ekonomi

Harga BBM yang stabil memberi efek langsung ke daya beli masyarakat. Pengguna kendaraan pribadi tidak menghadapi beban tambahan dalam pengeluaran rutin. Pelaku usaha juga dapat menjaga harga jual karena biaya operasional tidak meningkat.

Baca Juga :  33 Ribu Orang Berebut Loker Aldi Taher, Gerai Ayam Goreng Perdana Langsung Serap 52 Karyawan

Selain itu, kestabilan harga BBM membantu menahan laju inflasi. Pemerintah terus memantau kondisi global agar kebijakan energi tetap seimbang antara daya beli masyarakat dan kesehatan fiskal.

Potensi Perubahan Harga

Meski harga saat ini stabil, Pertamina tetap membuka peluang evaluasi. Perusahaan akan menyesuaikan harga jika terjadi perubahan signifikan pada harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah.

Pemerintah juga mempertimbangkan faktor subsidi dan kondisi ekonomi domestik sebelum mengambil keputusan. Oleh karena itu, masyarakat perlu memantau perkembangan harga BBM secara berkala.

Kesimpulan

Harga BBM pada 3 Mei 2026 masih stabil tanpa kenaikan baru. Kebijakan ini menjaga daya beli masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi. Pertamina dan pemerintah akan terus mengevaluasi kondisi pasar sebelum menetapkan perubahan harga berikutnya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Riau Tancap Gas Saat Ekonomi Global Bergejolak, Industri hingga Sawit Antar Pertumbuhan Tembus 4,89 Persen
Ekspor Tekstil Indonesia Bersiap Melesat, LPEI Bongkar Strategi Tembus Pertumbuhan 4 Persen hingga 2027
Dedi Mulyadi Bongkar Kejanggalan Dana Migas ONWJ, Prabowo Janji Ubah Aturan agar Langsung Masuk Kas Daerah
Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya
Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028
Tarif AS untuk Indonesia Belum Pasti, Apindo Ungkap Dampak yang Lebih Berbahaya bagi Industri dan Investasi
Danantara Bersiap Kuasai Ekspor Sawit, POPSI Minta Pemerintah Buka Seluruh Data Sebelum Aturan Berlaku
PHE Tancap Gas Buru Cadangan Migas Baru, Joint Study Melonjak Jadi 12 Blok dan Ekspansi Tembus Malaysia
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:00 WIB

Riau Tancap Gas Saat Ekonomi Global Bergejolak, Industri hingga Sawit Antar Pertumbuhan Tembus 4,89 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ekspor Tekstil Indonesia Bersiap Melesat, LPEI Bongkar Strategi Tembus Pertumbuhan 4 Persen hingga 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:59 WIB

Dedi Mulyadi Bongkar Kejanggalan Dana Migas ONWJ, Prabowo Janji Ubah Aturan agar Langsung Masuk Kas Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028

Berita Terbaru