JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) pada 2 Mei 2026 masih bertahan tanpa perubahan. PT Pertamina (Persero) mempertahankan tarif yang sebelumnya berlaku sejak akhir April 2026. Kondisi ini memberi kepastian bagi masyarakat yang menunggu potensi penyesuaian di awal bulan.
Kebijakan tersebut menjaga stabilitas harga energi di tengah fluktuasi harga minyak dunia. Masyarakat pun masih bisa membeli BBM dengan harga yang sama seperti beberapa pekan terakhir.
Harga BBM Subsidi Tetap
Pertamina tetap menjaga harga BBM subsidi. Pertalite (RON 90) masih berada di level Rp10.000 per liter. Sementara itu, BioSolar tetap dijual Rp6.800 per liter.
Pemerintah terus mengontrol harga dua jenis BBM ini agar daya beli masyarakat tidak tertekan. Langkah ini juga menjaga sektor transportasi dan logistik tetap berjalan stabil.
BBM Non-Subsidi Belum Bergerak
Di sisi lain, harga BBM non-subsidi juga tidak mengalami perubahan. Pertamax (RON 92) bertahan di Rp12.300 per liter. Pertamax Green (RON 95) berada di kisaran Rp12.900 per liter.
Untuk produk dengan oktan lebih tinggi, Pertamax Turbo (RON 98) dijual sekitar Rp19.400 hingga Rp19.850 per liter. Sementara itu, Dexlite berada di rentang Rp23.600 hingga Rp24.150 per liter, dan Pertamina Dex di kisaran Rp23.900 hingga Rp24.450 per liter.
Harga tersebut masih mengikuti penyesuaian yang dilakukan pada April 2026. Pertamina memilih tidak mengubah harga pada awal Mei meskipun harga minyak global masih bergerak dinamis.
Pertamina Jaga Stabilitas Energi
Selain itu, Pertamina mengambil langkah strategis dengan menahan harga BBM. Perusahaan pelat merah ini mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional serta daya beli masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga terus memantau perkembangan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah. Dua faktor tersebut sangat memengaruhi penentuan harga BBM di dalam negeri.
Dengan tidak adanya kenaikan harga, masyarakat mendapatkan ruang bernapas di tengah berbagai tekanan biaya hidup. Stabilitas ini juga membantu pelaku usaha dalam mengatur biaya operasional.
Potensi Perubahan Masih Terbuka
Meski harga saat ini stabil, peluang perubahan tetap terbuka. Pertamina biasanya melakukan evaluasi harga secara berkala mengikuti tren pasar global.
Jika harga minyak dunia naik signifikan atau nilai tukar rupiah melemah, penyesuaian harga bisa saja terjadi. Sebaliknya, jika kondisi global membaik, harga BBM berpotensi tetap stabil atau bahkan turun.
Masyarakat disarankan terus memantau informasi resmi dari Pertamina agar tidak ketinggalan update terbaru. Dengan begitu, pengguna kendaraan dapat mengatur pengeluaran bahan bakar secara lebih bijak.
Kesimpulan
Harga BBM pada 2 Mei 2026 tidak mengalami perubahan. Pertalite dan BioSolar tetap stabil sebagai BBM subsidi. Sementara itu, Pertamax dan produk non-subsidi lainnya juga bertahan di harga sebelumnya. Kebijakan ini memberi kepastian dan membantu menjaga stabilitas ekonomi di awal bulan Mei.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









