Guide Lokal Jadi Kunci Aman Daki Gunung Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Kerinci – Pendaki yang ingin menaklukkan Gunung Kerinci perlu menggunakan jasa pemandu lokal. Langkah ini meningkatkan keselamatan selama perjalanan menuju puncak tertinggi di Sumatra.

Selain itu, pengelola Taman Nasional Kerinci Seblat menilai jalur pendakian memiliki tingkat kesulitan tinggi. Risiko meningkat saat pendaki memasuki hutan lebat hingga jalur summit attack yang cukup ekstrem.

Fokus Utama Keselamatan Pendaki

Pada dasarnya, pengelola menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Medan berat dan perubahan cuaca cepat menjadi tantangan utama bagi pendaki.

Di samping itu, pengelola terus mengingatkan pentingnya persiapan fisik. Pengelola juga menekankan penggunaan perlengkapan sesuai standar keselamatan.

Guide Lokal Dinilai Lebih Memahami Medan

Sementara itu, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat menjelaskan penggunaan guide lokal tidak selalu wajib bagi pendaki berpengalaman. Namun, pengelola sangat menganjurkan penggunaan guide bagi pendaki pemula, pendaki solo, dan wisatawan luar daerah.

Baca Juga :  Jambi Pecahkan Rekor Wisata 2025, Tiga Destinasi Ikonik Ini Jadi Mesin Penggerak 5,38 Juta Perjalanan

Lebih lanjut, petugas menilai guide lokal memahami jalur pendakian. Guide juga memahami perubahan cuaca dan titik rawan bahaya. Pengetahuan ini membantu mengurangi risiko tersesat dan kecelakaan.

Karakteristik Jalur Pendakian Gunung Kerinci

Gunung Kerinci memiliki ketinggian sekitar 3.805 meter di atas permukaan laut. Trek pendakian tergolong panjang dan menantang.

Selain itu, perubahan cuaca sering terjadi dalam waktu singkat. Kabut tebal sering muncul di jalur hutan. Kemudian, menjelang puncak, pendaki melewati jalur pasir dan batu lepas. Jalur ini membutuhkan kewaspadaan tinggi.

Persyaratan Administrasi dan Perlengkapan Wajib

Untuk itu, pengelola mewajibkan pendaki melakukan registrasi resmi sebelum naik gunung. Pendaki juga harus membawa identitas diri dan surat keterangan sehat.

Baca Juga :  Jalan Sungai Penuh–Tapan Dibahas, Alfin Gandeng TNKS Buka Akses dan Dongkrak Ekonomi Warga

Tidak hanya itu, pendaki wajib membawa perlengkapan standar keselamatan. Perlengkapan meliputi alat navigasi, logistik, dan perlindungan cuaca.

Upaya Menjaga Kelestarian Kawasan Konservasi

Di sisi lain, pengelola berharap pendaki mematuhi semua aturan. Kepatuhan ini menjaga keselamatan pendaki dan kelestarian ekosistem.

Oleh karena itu, pengelola terus melakukan pengawasan aktivitas pendakian. Pengawasan ini mencegah kerusakan lingkungan.

Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sekitar

Seiring meningkatnya minat pendakian, masyarakat sekitar mendapat dampak ekonomi positif. Penggunaan guide lokal membuka peluang kerja bagi warga setempat.

Dengan demikian, guide membantu keselamatan pendaki. Guide juga membantu pengelola mengawasi aktivitas pendaki di jalur pendakian.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa
Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya
Akhiri Penantian Bertahun-Tahun, Jembatan Garuda di Kerinci Buka Jalur Emas Petani dan Ubah Wajah Ekonomi Desa
Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026
Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok: 20 Ton Kopi Fine Robusta Lempur Tembus Pasar Global dengan Cita Rasa Premium
Banjir Bandang Kerinci Datang Tanpa Peringatan, Jalur Hulu Jadi Sorotan
Petani Cabai Kerinci Tebang Tanaman Saat Harga Anjlok Rp20 Ribu/Kg, Video Viral Picu Sorotan Publik
Ahli Waris Protes, Kades Diduga Tunjuk Lahan Koperasi Merah Putih Sepihak di Kerinci
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:00 WIB

Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:00 WIB

Akhiri Penantian Bertahun-Tahun, Jembatan Garuda di Kerinci Buka Jalur Emas Petani dan Ubah Wajah Ekonomi Desa

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:00 WIB

Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok: 20 Ton Kopi Fine Robusta Lempur Tembus Pasar Global dengan Cita Rasa Premium

Berita Terbaru