Ferri Nuzarli Tinggalkan Partai Buruh, ORI Ungkap Alasan di Balik Keputusan Besar Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Perubahan terjadi di tubuh Partai Buruh setelah Ferri Nuzarli menyatakan mundur dari posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen). Bersamaan dengan langkah tersebut, Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) juga memilih keluar dari Partai Buruh sebagai salah satu organisasi penggagas.

Ferri menyampaikan keputusan itu dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Ia menjelaskan bahwa ORI mengambil keputusan tersebut setelah melewati proses evaluasi dan pembahasan panjang bersama jajaran organisasi.

Menurut Ferri, ORI melihat perbedaan pandangan yang semakin jelas terkait arah perjuangan politik. Karena itu, organisasi tersebut memilih mengambil langkah sendiri demi menjaga komitmen perjuangan terhadap pekerja dan masyarakat.

ORI Umumkan Pengunduran Diri dari Partai Buruh

Ferri mengatakan ORI bersama seluruh perangkat organisasi mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan sepakat mengakhiri keterlibatan mereka di Partai Buruh.

“Dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, kami menyampaikan Organisasi Rakyat Indonesia atau ORI mulai dari perangkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan atau distrik yang beranggotakan 1.300.000 orang memutuskan mulai hari ini, Jumat, tanggal 26 Juni 2026, mengundurkan diri sebagai salah satu organisasi inisiator Partai Buruh,” kata Ferri.

Ia menegaskan keputusan itu muncul melalui pertimbangan matang. ORI, lanjut Ferri, melihat adanya perbedaan arah perjuangan yang membuat organisasi memilih mengambil jalur berbeda.

Baca Juga :  Kabar Baik Peserta BPJS Kesehatan, Pemerintah Siapkan Penghapusan Tunggakan Iuran JKN dan Tambah Dana Rp20 Triliun

Perbedaan Pandangan Jadi Alasan Utama

Ferri menjelaskan ORI melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi sebelum mengambil keputusan. Proses tersebut melibatkan berbagai unsur internal agar keputusan yang muncul tetap sesuai dengan tujuan organisasi.

“Setelah melalui berbagai pertimbangan dan evaluasi, kami menilai bahwa terdapat perbedaan pandangan, sikap, serta arah perjuangan yang semakin mendasar antara organisasi kami dengan kebijakan dan langkah-langkah yang ditempuh Partai Buruh saat ini,” ujar Ferri.

Dengan keputusan itu, ORI tidak lagi berada dalam barisan organisasi pendukung Partai Buruh. Namun, Ferri memastikan pihaknya tetap menghormati seluruh pihak yang pernah bekerja bersama.

Ferri Tetap Jaga Hubungan Baik

Meski mengambil keputusan berbeda, Ferri menyampaikan ORI tidak ingin hubungan antar kelompok pekerja terganggu. Ia berharap seluruh pihak tetap menjaga komunikasi demi kepentingan buruh dan masyarakat.

Ferri juga memberikan apresiasi kepada jajaran Partai Buruh yang selama ini menjalankan perjuangan politik.

“Kami juga mendoakan seluruh jajaran Partai Buruh sukses dalam perjuangannya membela buruh dan rakyat Indonesia,” ujar dia.

Selain itu, ORI tetap membawa agenda perjuangan yang berkaitan dengan kepentingan pekerja. Organisasi tersebut akan menentukan langkah berikutnya setelah keluar dari struktur Partai Buruh.

Baca Juga :  Brimob Berbagi Sembako di Medan Timur, Wujud Kepedulian Lewat Program Minggu Kasih

Dinamika Baru di Partai Buruh

Pengunduran diri Ferri Nuzarli dan ORI menjadi perhatian karena ORI termasuk salah satu organisasi yang ikut membangun Partai Buruh. Perubahan ini membuka babak baru dalam perjalanan politik kelompok pekerja.

Sebelumnya, Partai Buruh menggabungkan sejumlah organisasi pekerja dengan tujuan memperkuat suara buruh dalam politik nasional. Namun, perbedaan strategi dan pandangan politik dapat memunculkan perubahan arah.

Kini, publik menunggu langkah lanjutan ORI setelah meninggalkan Partai Buruh. Sementara itu, Partai Buruh tetap menjalankan agenda politik serta program perjuangan yang mereka bawa.

FAQ

Mengapa Ferri Nuzarli mundur dari Partai Buruh?

Ferri menyebut alasan utama keputusan tersebut karena terdapat perbedaan pandangan, sikap, dan arah perjuangan antara ORI dengan Partai Buruh.

Apakah ORI masih berhubungan dengan Partai Buruh?

Ferri mengatakan ORI tetap menghormati hubungan yang sudah terjalin meskipun memilih keluar dari struktur partai.

Apa posisi ORI setelah keluar dari Partai Buruh?

ORI akan melanjutkan perjuangan organisasi dengan arah dan langkah yang mereka tentukan sendiri.(Tim)

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Paripurna PAW Anggota DPRD Sungai Penuh, Ini Harapan untuk Helneti Mesra
Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh, Sinergi Pembangunan Jadi Fokus
Kantongi 71 Suara, Helneti Mesra Dilantik PAW anggota DPRD Sungai Penuh Pekan Depan
Golkar Sungai Penuh Matangkan 3 Agenda Penting, Saksi Pemilu hingga Muscam Jadi Fokus
Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan
Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI
Terima SK Kepengurusan, Hutri Randa Resmi Pimpin DPD Golkar Sungai Penuh
Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Paripurna PAW Anggota DPRD Sungai Penuh, Ini Harapan untuk Helneti Mesra

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh, Sinergi Pembangunan Jadi Fokus

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Kantongi 71 Suara, Helneti Mesra Dilantik PAW anggota DPRD Sungai Penuh Pekan Depan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Golkar Sungai Penuh Matangkan 3 Agenda Penting, Saksi Pemilu hingga Muscam Jadi Fokus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan

Berita Terbaru