Direksi BYAN Jual 19.900 Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Direksi PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Oliver Khaw Kar Heng, menjual sebagian sahamnya di perusahaan tambang batu bara tersebut. Informasi ini muncul dalam laporan keterbukaan informasi pasar modal.

Data dari Bursa Efek Indonesia menunjukkan Oliver melepas 19.900 saham BYAN. Ia menjalankan transaksi itu di pasar reguler. Selain itu, ia melakukan penjualan selama 23 hingga 25 Februari 2026.

Penjualan Tiga Tahap

Pertama, Oliver menjual 9.300 saham pada 23 Februari 2026. Ia menetapkan harga Rp14.268 per saham dalam transaksi tersebut.

Baca Juga :  Nonton Video Pendek Bisa Hasilkan Uang, Begini Caranya

Selanjutnya, pada 24 Februari 2026, Oliver kembali menjual 10.400 saham. Ia memasang harga Rp14.418 per saham.

Kemudian, pada 25 Februari 2026, Oliver menjual 200 saham. Ia menetapkan harga Rp14.225 per saham untuk transaksi terakhir ini.

Kepemilikan Saham Menurun

Dengan transaksi tersebut, Oliver mengurangi jumlah saham BYAN yang ia pegang. Sebelumnya, ia memegang 530.900 saham.

Setelah penjualan selesai, ia memegang 511.000 saham.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Turun Hari Ini 6 April 2026, Rp2,84 Juta per Gram

Tidak Berkaitan dengan Pengendalian

Sementara itu, manajemen perusahaan menjelaskan bahwa Oliver menjalankan transaksi tersebut sebagai divestasi saham biasa. Ia juga menjalankan transaksi tanpa skema repurchase agreement.

Selain itu, manajemen menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak memengaruhi struktur pengendalian perusahaan.

Di sisi lain, perusahaan menyatakan bahwa Oliver Khaw Kar Heng bukan pihak pengendali di BYAN. Setelah transaksi itu, Oliver juga menyampaikan bahwa ia tidak memiliki rencana untuk mempertahankan kendali atas perseroan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026
Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Berita Terbaru