JAKARTA – Direksi PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Oliver Khaw Kar Heng, menjual sebagian sahamnya di perusahaan tambang batu bara tersebut. Informasi ini muncul dalam laporan keterbukaan informasi pasar modal.
Data dari Bursa Efek Indonesia menunjukkan Oliver melepas 19.900 saham BYAN. Ia menjalankan transaksi itu di pasar reguler. Selain itu, ia melakukan penjualan selama 23 hingga 25 Februari 2026.
Penjualan Tiga Tahap
Pertama, Oliver menjual 9.300 saham pada 23 Februari 2026. Ia menetapkan harga Rp14.268 per saham dalam transaksi tersebut.
Selanjutnya, pada 24 Februari 2026, Oliver kembali menjual 10.400 saham. Ia memasang harga Rp14.418 per saham.
Kemudian, pada 25 Februari 2026, Oliver menjual 200 saham. Ia menetapkan harga Rp14.225 per saham untuk transaksi terakhir ini.
Kepemilikan Saham Menurun
Dengan transaksi tersebut, Oliver mengurangi jumlah saham BYAN yang ia pegang. Sebelumnya, ia memegang 530.900 saham.
Setelah penjualan selesai, ia memegang 511.000 saham.
Tidak Berkaitan dengan Pengendalian
Sementara itu, manajemen perusahaan menjelaskan bahwa Oliver menjalankan transaksi tersebut sebagai divestasi saham biasa. Ia juga menjalankan transaksi tanpa skema repurchase agreement.
Selain itu, manajemen menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak memengaruhi struktur pengendalian perusahaan.
Di sisi lain, perusahaan menyatakan bahwa Oliver Khaw Kar Heng bukan pihak pengendali di BYAN. Setelah transaksi itu, Oliver juga menyampaikan bahwa ia tidak memiliki rencana untuk mempertahankan kendali atas perseroan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









