Saham BUMI Uji Resistance, Ini Strategi Maksimalkan Peluang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menjadi sorotan pelaku pasar. Seiring dinamika pasar yang fluktuatif, saham ini berpeluang menguat menuju area resistance dalam jangka pendek.

Target dan Area Support

Tim analis CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan target terdekat BUMI di kisaran Rp 261 hingga Rp 273, yang menjadi batas atas harga untuk trader.

Sementara itu, area support berada pada level Rp 233 hingga Rp 241, yang dapat menjadi titik pantau jika harga kembali mengalami tekanan jual.

Baca Juga :  Saham ANTM Turun 2,18% ke Rp4.040

Pergerakan Terakhir di BEI

Pada perdagangan Senin (2/3/2026) di Bursa Efek Indonesia, harga saham BUMI turun 3,8% ke level Rp 248.

Dalam sepekan terakhir, saham ini anjlok 16,2%, dan selama satu bulan turun 3,8%. Sejak awal tahun, saham ini merosot 32,2%.

Aksi Asing Masih Dominan

Investor asing melakukan net sell sebesar Rp 41,87 miliar pada sesi Senin (2/3/2026), menambah tekanan pada pergerakan harga dalam jangka pendek.

Baca Juga :  Cum Date Hari Ini! UNIC Bagikan Dividen Rp1.447 per Saham, Investor Serbu Peluang Cuan Menarik

Strategi Investor

Oleh karena itu, pelaku pasar bisa memanfaatkan area support sebagai titik akumulasi bertahap sambil menerapkan manajemen risiko ketat. Selain itu, area resistance di Rp 261–Rp 273 bisa dijadikan patokan untuk mengambil keuntungan jangka pendek.

Dengan kondisi pasar yang masih volatil, investor harus disiplin menetapkan batas kerugian (cut loss) agar risiko tetap terkendali.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka
Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026
Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:00 WIB

Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Hutri Randa Ungkap Harapan untuk PKPS Sungai Penuh, Ini Pesannya

Minggu, 25 Okt 2026 - 09:54 WIB