Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan hingga libur dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (19/2/2026), ia menegaskan pelayanan MBG tetap mengutamakan gizi seimbang, keamanan pangan, ketertiban distribusi, dan akuntabilitas.
Layanan Tetap Berjalan Selama Ramadan
Pertama, Dadan memastikan kelompok rentan tetap menerima layanan penuh. Kelompok tersebut mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita usia 6–59 bulan.
Selain itu, petugas MBG tetap menyalurkan menu siap santap seperti hari biasa di wilayah dengan mayoritas penerima manfaat yang tidak berpuasa.
Sementara itu, petugas menyalurkan makanan dalam bentuk kemasan sehat di daerah dengan mayoritas penerima manfaat yang menjalankan ibadah puasa. Penerima manfaat kemudian dapat mengonsumsi makanan tersebut saat berbuka.
Penyesuaian Jadwal Awal Ramadan dan Imlek
Meski program tetap berjalan, BGN menyesuaikan jadwal pada beberapa hari tertentu.
Pada 16–17 Februari 2026, BGN menghentikan penyaluran MBG karena cuti bersama dan libur Tahun Baru Imlek. Selanjutnya, pada 18–22 Februari 2026 atau awal Ramadan, BGN juga menghentikan penyaluran.
BGN kembali menyalurkan MBG mulai 23 Februari 2026.
Dadan mengatur ketentuan tersebut melalui Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program MBG pada Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah serta Libur Tahun Baru Imlek 2026.
Ia menegaskan penyesuaian ini hanya berlaku sementara. Setelah masa libur berakhir, BGN kembali menjalankan layanan sesuai ketentuan operasional normal.
Skema Khusus Libur Lebaran
Selanjutnya, pada 18–24 Maret 2026, BGN menghentikan penyaluran MBG kepada seluruh penerima manfaat, baik peserta didik maupun non-peserta didik.
Sebagai pengganti, BGN memajukan jadwal distribusi ke Selasa, 17 Maret 2026.
Sistem Paket Bundling Selama Libur
Pada distribusi terakhir sebelum libur, petugas memberikan satu paket makanan kemasan sehat untuk konsumsi hari tersebut. Petugas juga menyerahkan tiga paket bundling untuk konsumsi 18–20 Maret 2026.
Paket bundling menggabungkan beberapa paket makanan kemasan sehat dalam satu penyerahan. Penerima manfaat harus mengonsumsi makanan itu secara bertahap dan menyimpannya maksimal tiga hari.
Karena itu, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberi edukasi singkat tentang cara penyimpanan dan pola konsumsi. Petugas juga menegaskan bahwa paket tersebut khusus untuk penerima manfaat MBG.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









