BGN: MBG Dorong Penjualan Otomotif Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta — Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi efek berantai ke perekonomian. Selain itu, program tersebut mendorong sektor otomotif melalui kebutuhan armada distribusi dan peningkatan daya beli pekerja program.

Kontribusi Pembelian Motor oleh Pegawai SPPG

Lebih lanjut, Dadan menjelaskan MBG meningkatkan pembelian motor oleh pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menyebut sekitar 60 persen pegawai mampu membeli motor baru.

Sementara itu, data dari Antaranews mencatat penjualan motor nasional pada 2025 mencapai sekitar 4,9 juta unit. Dengan demikian, aktivitas ekonomi dari MBG ikut mendorong pencapaian tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Langkah Penyelamatan Fiskal Daerah di Tengah Krisis Pembayaran PPPK

Kebutuhan Distribusi Dorong Permintaan Mobil Komersial

Di sisi lain, program MBG meningkatkan kebutuhan kendaraan komersial. Pengelola dapur umum menggunakan armada kendaraan untuk mendistribusikan makanan ke sekolah penerima manfaat.

Oleh karena itu, peningkatan jumlah titik distribusi mendorong permintaan kendaraan niaga.

Industri Otomotif Akui Ada Dampak, Namun Sulit Menghitung Besarannya

Namun demikian, Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk — Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono, mengakui program MBG memengaruhi penjualan mobil. Meski begitu, perusahaan kesulitan menghitung jumlah pastinya.

Baca Juga :  Saham TIRT dan VISI Kembali Diperdagangkan

Menurutnya, banyak konsumen membeli kendaraan menggunakan nama pribadi. Akibatnya, perusahaan tidak dapat melacak penggunaan kendaraan untuk operasional MBG secara langsung.

Pabrikan Pastikan Program Berpengaruh ke Penjualan

Senada dengan itu, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, menyatakan program MBG memengaruhi penjualan mobil. Namun, perusahaan belum dapat menghitung kontribusi program secara rinci.

Meski demikian, perusahaan melihat peningkatan permintaan kendaraan di pasar. Akan tetapi, data internal perusahaan belum memisahkan pembelian yang terkait langsung dengan program pemerintah.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

KPK Bongkar Dugaan Setoran Rp2,93 Miliar, Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka
Polisi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Ini Fakta yang Terungkap
Wabup Sukoharjo Buka Suara usai OTT KPK, Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan dan ASN Diminta Tetap Tenang
Mengapa Shell Masih Belum Jual Bensin? ESDM Ungkap Dugaan Penyebabnya, Harga Minyak Dunia Jadi Sorotan
Mulai 1 Oktober, Seluruh SPBU Wajib Jual Biosolar B50, Indonesia Bersiap Tinggalkan Impor Solar
OTT KPK Guncang Sukoharjo, Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah Seret Bupati Etik Suryani
105 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Mabes TNI Ingatkan Amanah dan Tanggung Jawab
Rupiah Tembus Rp18.000, Respons Singkat Menkeu Purbaya Justru Jadi Sorotan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:00 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Rp2,93 Miliar, Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:30 WIB

Polisi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Ini Fakta yang Terungkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:00 WIB

Wabup Sukoharjo Buka Suara usai OTT KPK, Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan dan ASN Diminta Tetap Tenang

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:00 WIB

Mengapa Shell Masih Belum Jual Bensin? ESDM Ungkap Dugaan Penyebabnya, Harga Minyak Dunia Jadi Sorotan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:00 WIB

Mulai 1 Oktober, Seluruh SPBU Wajib Jual Biosolar B50, Indonesia Bersiap Tinggalkan Impor Solar

Berita Terbaru